Suara.com - Warganet digegerkan oleh beredarnya video mayat Robi Anjal, lelaki berusia 60 tahun di Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, yang mendadak hidup lagi seusai diturunkan dari ambulans.
Penelusuran Suara.com, peristiwa itu bukan hoaks, melainkan benar-benar terjadi di Pondok Karongan, Desa Tanggumong, Kecamatan Kota Sampang, Jumat (26/7) malam pekan lalu.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, kala itu mayat Robi—warga Pontianak, Kalimantan Barat—tiba dibawa ambulans ke Sampang untuk dimakamkan.
Menurut keluarga, Robi semasa hidup pernah berpesan kalau meninggal dunia, harap dimakamkan di pesantren Pondok Karongan Sampang.
Pada video viral berdurasi 4 menit 15 detik itu tampak mayat Robi diturunkan dari ambulans. Tapi mendadak, mayat yang sudah dikafani itu bangkit dan hidup kembali.
Ketika hidup kembali, mayat Robi kejang-kejang hingga terjatuh dari ranjang dorong ambulans.
Belakangan diketahui, Robi tak benar-benar mati. Itu hanya akal-akalan. Mayat Robi juga dikafani oleh istrinya sendiri.
Kekinian, Robi ditangkap dan diperiksa di Mapolres Sampang untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.
Sementara Kasubbag Humas Polres Sampang Ipda Eko Puji Waluyo melalui keterangan tertulis yang didapat Suara.com, Senin (29/7/2019), Robi masih diperiksa secara intensif.
Baca Juga: Kejaksaan Segel Ruang Kasi Sarpras Dinas Pendidikan Sampang
”Dalam penyelidikan kami, peristiwa mati hidup kembali ini tak benar, hanya pura-pura. Pelaku sendiri yang merencanakan,” kata Ipda Puji Eko.
Ia menuturkan, berdasarkan pengakuan sementara Robi, ia melakukan hal itu karena memunyai masalah utang piutang.
Eko menuturkan, masih mengumpulkan bukti untuk menyimpulkan apakah perbuatan Robi itu terdapat unsur pidana, terutama penipuan.
“Pastinya, warga merasa kecewa karena mereka sudah menggali lianglahad dan tahlilan. Kaget mereka, ternyata itu hanya akal-akal pelaku,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Madura United Pesta Gol ke Gawang Perseru Badak Lampung
-
Madura United Rekrut Pemain Newcastle Arungi Putaran Kedua Liga 1 2019
-
Jokdri Divonis 1,5 Tahun Penjara, Manajer MU: Dia Hanya 'Terpeleset'
-
Kejaksaan Segel Ruang Kasi Sarpras Dinas Pendidikan Sampang
-
Video: Bikin Gol Indah Saat Lawan Arema, Andik Cium Tangan Ibunya Usai Laga
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar