Suara.com - Madura United nyaris gagal mempertahankan poin penuh saat menjamu Arema FC pada laga pekan kesepuluh Liga 1 2019, kemarin. Beruntung skuat Sape Kerrab punya Andik Vermansah yang memberi kemenangan lewat gol indahnya.
Madura United sejatinya tampil dalam tekanan kala menghadapi Arema FC. Sejak menit awal, pertahanan Jaimerson da Silva Xavier dkk berulang kali mampu ditembus barisan penyerang Singo Edan.
Bahkan Makan Konate benar-benar membuat sibuk penjaga gawang Madura United yang dikawal Satria Tama. Tercatat tiga kali eks penyerang Sriwijaya FC itu mengancam gawang Satria Tama.
Namun berkat penampilan menawan mantan kiper Timnas Indonesia U-23 itu hingga jeda turun minum gawang Madura United masih aman.
Masuk ke babak kedua, Madura United masih berada dalam ancaman. Meski begitu mereka berusaha untuk keluar dari tekanan.
Asa tercipta bagi skuat Sape Kerrab saat Andik Vermansah yang dimasukkan di babak kedua mampu mengubah keadaan. Mantan penggawa Kedah FA itu membuat gol indah lewat eksekusi tendangan bebas yang dilakukan dari samping kotak penalti sisi kanan di menit ke-67.
Menariknya seusai laga, Andik Vermansah terciduk menghampiri ibunya yang menyaksikkan laga dari pinggir lapangan.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram resmi Madura United, Andik terlihat menunggu ibunya yang mengenakan jaket kuning turun dari anak tangga tribun stadion.
Ia kemudian mencium tangan ibundanya itu. Sebaliknya, sang ibunda lantas membalasnya dengan ciuman di pipi Andik.
Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Pertandingan Pekan ke-10 Liga 1 2019
Pujian pun berhamburan dari para netizen yang menyaksikkan momen langka tersebut.
"anak sholeh," kata @rosypangesturosypangestu.
"anak sholeh yang selalu meminta restu orang tua. respect bisa buat inspirasi para pemain lainnya juga," tulis akun @bayu_gaplek.
Sementara, berkat gol indah Andik tersebut, Madura United kini naik peringkat ke urutan kedua klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 17 poin dari 8 laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!