Suara.com - Cekcok mulut lantaran diduga bau kotoran, Adi Proto Gultom nekat menghabisi nyawa tetangganya sendiri di Kelurahan Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara. Peristiwa adu mulut yang berujung kepada pembunuhan itu terjadi pada Senin (29/7/2019) malam.
Akibat diduga debat soal bau kotoran, Adi lalu mengejar korban hingga ke tempat wanita itu berjualan.
Pelaku lalu menusukkan perut korban dengan parang. Tangannya juga nyaris putus terkena sabetan parang. Usai melakukan penganiayaan pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang terluka parah.
“Masyarakat sekitar lokasi melaporkan ke Polsek Lubuk Pakam. Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Grand Medistra, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Bayu Putra Samara seperti dikutip dari Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Selasa (30/7/2019).
Petugas pun melakukan pengejaran dan menangkap pelaku di kawasan Tanjung Morawa. Dari penangkapan itu, polisi telah menyita barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membunuh korban.
“Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.
Berita Terkait
-
Polisi Buru Penganiaya Lelaki dan Perempuan Penuh Darah di Sidoarjo
-
Geram Utangnya Mau Dibeberkan Keluarga, Rentenir Dibunuh Peminjam Uang
-
Polda DIY Buru Pembunuh Joao Bosco Lainnya hingga ke Timor Leste
-
Bunuh Kekasih Gelap karena Hamil, Joko Ternyata Playboy Kelas Kakap
-
Cerita Pilu Gadis Cantik di Jambi, Tewas Usai Tolak Cinta Tetangga
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!