Suara.com - Nasib tragis menimpa seorang gadis belia berinisial RM (16), warga Kampung Benit, RT 12 Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Gadis berparas ayu itu ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya.
Belakangan diketahui, gadis belia itu diduga dibunuh oleh seorang pemuda berinisial AN (25) yang tak lain adalah tetangganya sendiri, Rabu, (24/7/2019).
Dikutip dari Jambiseru.com, Jumat (26/7/2019), berdasarkan informasi di lapangan, sebelum dibunuh gadis belia itu sempat diperkosa oleh pelaku. Kabar yang didapat, pelaku AN panik setelah memperkosa korban, hingga akhirnya nekat membunuh RM.
Datuk Rio atau atau Kepala Desa di Dusun Sungai Mengkuang, Armiadi membenarkan atas peristiwa pembunuhan terhadap salah satu warganya itu. Menurutnya, pelaku sudah ditangkap polisi sekitar pukul 02.00 WIB.
"Berdasarkan bukti sebilah pisau, dan baju pelaku ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian perkara, jadi kuat sangat dugaan pelaku AN tersangkanya. Kini tersangka sudah diamankan oleh Reskrim Polres Bungo," ujar Armiadi, Kamis (25/7/2019).
Menurut Armiadi, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan dari pelaku. Oleh warga, pelaku bahkan disebut rajin salat di masjid. Rumah pelaku dengan korban juga berdekatan alias tetangga.
"Kuat dugaan pelaku ini nekat membunuh serta memperkosa korban, karena cintanya ditolak oleh korban, maka dalam waktu singkat korban langsung dibunuh dengan sebilah pisau karena ada bekas sabetan senjata tajam di leher korban," imbuh Armiadi.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bungo, Iptu Dedi Kurniawan mengatakan, terduga pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Polres Bungo.
"Kasus ini masih pengembangan lebih lanjut berdasarkan alat bukti yang kita dapati. Rencananya besok pagi (Jumat hari ini) kita akan press release secara lengkap di Mapolres Bungo," ujar Dedi.
Baca Juga: Waduh, Oknum Polisi Jambi Terciduk Asyik Pesta Sabu Bareng Perempuan
Berita Terkait
-
Jalani Hubungan Gelap dengan Pria Beristri, Hidup Herfina Berakhir Tragis
-
Beredar Video Ancaman Akan Dibunuh, Anies: Masyarakat Bisa Menilai
-
Gara-gara Entok, Nizam Dibunuh Keponakan Pakai Batu
-
Jengkel Sering Dimarahi, Ari Kepruk Kepala Pamannya hingga Tewas
-
Waduh, Oknum Polisi Jambi Terciduk Asyik Pesta Sabu Bareng Perempuan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah