Suara.com - Kondisi langka dialami oleh bocah laki-laki bernama Ravindranath (7) asal di India yang memiliki 526 gigi. Bocah itu kini menyedot perhatian dunia setelah menjalani operasi.
Awalnya orangtua Ravindranath melihat pembengkakan di rahang dan khawatir kalau buah hatinya menderita kanker mulut.
Dikutip dari laman independent.co.uk, tak menunggu lama mereka membawa bocah tersebut ke rumah sakit yang ada di Chennai, India. Sampai di sana, pihak rumah sakit langsung melakukan operasi.
Benar saja, dokter menemukan struktur seberat 200 gram yang ada di dalam rahang. Parahnya setelah dibedah, ditemukan 526 potongan mirip gigi dengan ukuran bervariasi.
"Kami membuka rahang setelah memberikan anestesi umum dan melihat sebuah tas/karung di dalamnya," kata P Senthilnathan, seorang profesor di rumah sakit tersebut.
Sebelumnya saat Ravindranath berusia tiga tahun pernah dibawa ke rumah sakit dengan penyakit yang sama. Tapi pada saat itu, ia menolak untuk dioperasi sehingga tidak mendapat tindakan apa-apa.
Kini, orangtua Ravindranath merasa lega setelah anaknya mau dioperasi.
"Aku sangat bahagia sekarang karena anakku baik-baik saja. Aku lega. Dia makan dengan bahagia dan menjalani kehidupan normal," kata ayah Ravindranath .
Di lain pihak, rumah sakit setempat mengatakan bahwa kasus yang dialami Ravindranath menjadi yang pertama di dunia.
Baca Juga: Benih Jagung Mengandung Bakteri, Pemerintah Indonesia Akan Surati India
Kasus serupa tapi tak sama pernah terjadi pada 2014, ketika dokter di Mumbai mencabut 232 gigi dari mulut seorang remaja usai menjalani operasi selama tujuh jam.
Sementara itu menurut Guinness World Records, rekor jumlah gigi terbanyak saat ini dipegang oleh Vijay Kumar dengan 37 gigi berukuran penuh.
Berita Terkait
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
India Kiamat Makanan Panas karena Perang AS - Iran, Rakyatnya Dilarang Ngopi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku