Suara.com - Lantaran mati lampu berkepanjangan di wilayah Tangerang, dua kios di Jalan Haji Mansyur, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh ludes dilalap si jago merah. Akibat kebakaran ini, satu orang dipastikan tewas terpanggang dan satu lainnya mengalami luka bakar yang cukup parah.
Pasangan yang diketahui baru beberapa bulan tinggal di wilayah ini mulanya hendak memasukan bensin yang ia ecerkan ke dalam botol literan. Saat itu, kondisi warung kelontong yang di jajakan pasangan dari Madura ini tengah dalam kondisi gelap gulita.
Diketahui wilayah Kota Tangerang mengalami pemadaman listrik sejak Minggu (4/8/2019) siang hari, hingga malam hari.
Salah seorang warga saksi mata Embi Biki mengatakan, sang istri saat itu meletakan lilin di lantai dan mulai memasukan bensin.
"Tapi ketika masukin bensin, dia (istri) malah tersambar dan terbakar karena lilin yang digunakan terlalu dekat," ujarnya di lokasi kejadian Senin (5/8/2019) pagi dini hari.
Melihat insiden ini, sang suami langsung mencoba membantu korban yang sudah terbakar. Nahas, bukan malah dapat memadamkan api, ia malah ikut terbakar.
"Suaminya langsung nyelamatin. Tapi dia malah ikut kebakar, dan api semakin besar, " ujarnya.
Kata Embi, saat kejadian itu berlangsung warga di sekitar mencoba menolong. Bahkan ia yang juga memiliki ruko bengkel variasi yang persis disampingnya ini tak bisa berbuat apa apa saat isi dari warung pasutri ini mulai hangus.
"Kalau suaminya si Abang bisa dikeluarkan dan langsung dibawa ke RS Mulya," ucapnya.
Baca Juga: Berita Terkini Mati Lampu Massal: Ini Rute KRL yang Sudah Diujicobakan
Namun, kata dia, sang istri pun akhirnya tewas di lokasi kejadian akibat hangus dilalap si jago merah.
"Istrinya ngga bisa diselamatkan. Dan yang ruko di sebelah kiri dia juga ikut kebakar," ucap Embi.
Dia mengatakan, sejak pemadaman listrik yang dilakukan sejak siang hari hingga Senin (5/8/2019) dini hari, masyarakat tak dapat berbuat banyak. Pasalnya lokasi di sekitaran TKP gelap gulita tanpa pencahayaan.
"Ini mati lampu dari siang. Kami tidak bisa apa- apa. Beruntung tadi petugas Damkar datang. Petugas kepolisian cepat responnya, jadi tidak melebar ke yang lain," ujarnya.
Pantauan Suara.com di lokasi, hingga pukul 1:05 Senin (5/8/2019) dini hari, masyarakat masih berkumpul dan mencoba memastikan tidak terdapat lagi api.
Saat di konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Dicky Ario membenarkan ihwal kejadian itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan