Suara.com - Warga negara Nigeria berinisial DC (43 tahun) diduga melakukan pesta seks di sebuah hotel di Jakarta. WN Nigeria itu pun akan dideportasi.
Dia diciduk oleh Satpol PP ditemukan tengah berada seorang satu wanita dalam satu kamar. Namun lagi-lagi keduanya mengaku tengah menjalin kasih.
"Kalau yang Afrika mengaku dia sebagai pacar," kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Non-TPI Kelas 1 Jakarta Pusat Ruhiyat M. Tolib di kantornya, Jalan Merpati, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).
WNA Nigeria tersebut tidak bisa menunjukkan paspor saat dimintai petugas. Namun pihak Imigrasi memiliki data kalau WNA Nigeria itu melebih batas izin tinggal di Indonesia.
Maka dari itu Imigrasi akan meneliti lebih jauh, apabila WNA Nigeria tersebut terbukti melanggar maka Imigrasi akan langsung mendeportasi.
Sedangkan dua wanita Indonesia yang turut terciduk telah mendapatkan pembinaan oleh pihak yang berwenang.
"Terhadap 1 WN Nigeria akan dilakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian merujuk pada Pasal 75 Ayat 1 UU Keimigrasian," tandasnya.
Sebelumnya diketahui, Tiga Warga Negara Asing (WNA) ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat melakukan raiza di Hotel Oyo Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2019). Dua dari WNA yang terjaring razia itu tercatat sebagai pencari suaka.
Hal itu diungkapkan oleh pihak ImigrasI Kelas 1 Jakarta Pusat usai mendapatkan laporan dari Satpol PP Kecamatan Sawah Besar. Ketiganya kemudian diproses oleh petugas imigrasi.
Baca Juga: Diduga Pesta Seks di Hotel, 2 Pencari Suaka asal Afganistan Masih Anak-anak
Dari pendalaman yang dilakukan pihak Imigrasi, terkuak bahwa dua WNA asal Afganistan merupakan pengungsi dan masih di bawah umur.
"Petugas imigrasi kemudian mengamankan 3 WNA yang 2 d iantaranya berkewarganegaraan Afghanistan merupakan pengungsi, dan 1 WNA berkewarganegaraan Nigeria," kata Kepala Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat Edy Eko Putranto di kantornya, Jalan Merpati, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019). (Antara)
Berita Terkait
-
Diduga Pesta Seks di Hotel, 2 Pencari Suaka asal Afganistan Masih Anak-anak
-
Pencari Suaka Afganistan Diduga Pesta Seks dengan 2 Perempuan Indonesia
-
Pencari Suaka Diduga Pesta Seks di Hotel Jakarta, Semua Lelaki
-
Diduga Lagi Pesta Seks, Pencari Suaka Afganistan Digerebek di Hotel Jakarta
-
Pengungsi Terjaring Pesta Seks, Kantor Imigrasi Gelar Konferensi Pers
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun