Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berkomentar terkait rencana PDIP yang menginginkan kadernya duduk di kursi Menteri Pertanian pada Kabinet Indonesia Kerja jilid II.
Menteri Amran enggan menanggapi serius rencana PDIP yang menginginkan kursinya di periode kedua.
"Kami siap tanam bawang putih. Kita cuma diperintahkan bapak presiden untuk bekerja. Kerja kerja kerja," kata Amran di kantornya, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019).
Sebelumnya, Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, berharap partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri dapat jatah kursi Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi hingga Menteri Pertanian di Kabinet Jilid II pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Masinton menilai banyak kader PDIP yang memiliki kemampuan untuk menempati posisi menteri tersebut.
"Kalau kami sih berharap portfolio Pertanian, Pedesaan itu PDI Perjuangan karena di situ banyak konstituennya," kata Masinton saat Kongres PDIP di Bali, Jumat (9/8/2019).
Kendati begitu, Masinton menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi sebagai presiden terpilih di periode 2019-2024. Ia menyebut hal itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif Jokowi.
Berita Terkait
-
Pengamat Meramal Hal yang Terjadi Jika PDIP dan Gerindra Berkoalisi
-
3 Jam Geledah Ruang Kerja Anggota DPR dari PDIP, KPK Bawa Dua Koper
-
Partai Politik Rebutan Kursi Pimpinan MPR, Menkumham: Jangan Ada Voting
-
PDIP Wacanakan GBHN, Pengamat Usul Jadikan Gerindra Pendamping
-
Kasus Suap Impor Bawang, KPK Geledah Ruangan Kerja Nyoman di Gedung DPR
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya