Suara.com - Kisah sedih datang seorang wanita yang tabungannya dimakan rayap setelah disimpan di lemari.
Cerita tersebut viral di dunia maya setelah dibagikan oleh akun Twitter @putribuddin.
Mulanya, wanita itu berniat menyimpan lembaran uang di dalam lemari agar tidak boros. Namun setelah dicek, uang tersebut kondisinya tidak utuh karena dimakan rayap.
Ia kemudian meminta saran kepada warganet agar bisa mengembalikan tabungannya.
"Niat hati biat ga boros, simpan uang di lemari, eh malah dimakan rayap. Sedih banget sumpa, kalau kaya uangnya rusak separah ini bisa ditukar ke bank ga si guys? Huhu," tulis @putribuddin, Sabtu (17/8/2019).
Konon uang yang dimakan rayap itu berjumlah Rp 10 juta yang dipisah menjadi dua gulungan. Tapi yang bisa diselamatkan hanya satu gulung hingga tersisa Rp 5,4 juta.
"Total uang yang gue temuin di lemari setelah gue taksir itu sekitar 10jt an. Yang dipisah jadi 2 bundle. 1 bundle udah jadi sarang rayap jadi langsung gue buang. 1 bundle lagi yang dibungkus plastik yang gue foto sejumlah 5,4 juta (yang bisa dihitung)," imbuhnya.
Setelah mendapat saran dari warganet, @putribuddin berniat menukar uang ke Bank Indonesia (BI).
Tak menunggu lama, ia langsung dilayani oleh petugas bank yang seketika membantu menghitung uang yang bisa diselamatkan.
Baca Juga: 4 Tempat Pengiriman Uang ke Kampung Halaman
Uang itu kemudian dicek menggunakan sebuah mesin. Bila kondisinya tidak parah alias utuh 67% bisa diganti dengan uang baru.
Hasilnya dari proses pengecekan uang sejumlah Rp 5,4 juta yang masih layak, warganet itu pun mengaku mendapat ganti meski tak sebesar nominal semula.
"Dari 5,4jt uang gue yang diganti oleh BI senilai Rp 1.050.000,00. Rayapnya laper banget kayaknya...," terang @putribuddin.
Berita Terkait
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Salah Kaprah Soal JHT: Bukan Cuma Dana Hari Tua, Bisa Jadi Penyelamat Finansialmu!
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi