Suara.com - Jumardi, warga Desa Tobua, Kecamatan Mundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, nekat membunuh istrinya sendiri, Kaswati (36).
Lelaki tersebut membunuh Kaswati dengan cara terbilang keji, yakni menggigit bagian leher hingga tewas. Peristiwa tersebut terjadi hari Senin (2/9) awal pekan ini.
“Sesaat setelah menggigit leher istrinya, pelaku melarikan diri ke semak-semak pinggiran emang. Sementara korban ditinggalkan dalam kondisi sekarat, bersimbah darah,” kata Kapolsek Wundulako Ajun Komisaris Bahtiar Tayyeb dalam pernyataan tertulis yang didapat Suara.com, Rabu (4/9/2019).
Ia menuturkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Jumardi menderita gangguan kejiwaan. Sudah lima tahun terakhir Jumardi berperilaku aneh-aneh.
Ketika sekarat digigit sang suami, Kaswati sempat dibawa ke Puskesmas Kecamatan Wundulako. Namun, nyawanya tak tertolong.
“Korban meninggalkan dua anak,” kata Bahtiar.
Warga lantas melapor ke polisi. Selain olah tempat kejadian perkara, polisi juga mengejar Jumardi. Polisi berhasil membekuk pelaku tak jauh dari lokasi kejadian.
“Sewaktu dibekuk, pelaku sempat melawan. Dia kami tangkap bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Kolaka. Dia kami dapati di empang warga Desa Towua,” kata Bahtiar.
Kasat Reskrim Polres Kolaka Ajun Komisaris I Gede Pranata Wiguna mengatakan, Jumardi juga sempat ketakutan saat ditangkap.
Baca Juga: Suami Bunuh Istri Gara-gara Tulis Status di Facebook sebagai Janda
“Dia meronta-ronta, akhirnya kami borgol. Karena dia diduga menderita gangguan kejiwaan, kini pelaku dibawa ke RSJ Kendari,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Detik-detik Suami Tusuk Istri karena Status Facebook di Kedoya
-
Suami Bunuh Istri Gara-gara Tulis Status di Facebook sebagai Janda
-
Biar Berani Bunuh Istri, Sopiandi Tengak Miras sampai Teler
-
Aqila dan Azila Kembar Siam Asal Kendari
-
Dibakar Ayah Tiri, Balita R Tak Menangis saat Terjebak Api di Kontrakan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus