Suara.com - Seorang wanita di Desa Katara, Kota Bhopal, Negara Bagian Madhya Pradesh, India mengajukan gugatan cerai ke pengadilan dengan alasan yang terbilang unik.
Sang istri menggugat cerai suaminya yang terlalu sibuk mempersiapkan ujian UPSC atau calon pegawai negeri sipil, sehingga tidak punya waktu untuknya.
Wanita itu mengaku, saking sibuknya belajar, suaminya pernah tak mengajaknya bicara sama sekali selama beberapa hari.
Ia juga menceritakan, ketika diajak pergi menonton film dan berbelanja, suaminya menolak.
Selain itu, sang suami sampai tak pernah bertemu kerabatnya demi persiapan tes CPNS.
Karena semua alasan tersebut, diberitakan Times Now News, Sabtu (31/8/2019), wanita itu merasa tak tahan lagi dengan perilaku suaminya, sehingga ia terdorong untuk mengajukan perceraian.
"Selama konseling, wanita itu mengatakan bahwa suaminya tetap sibuk sendiri untuk persiapan ujian. Katanya, dia juga dicueki suaminya," kata Konselor Noorannisa Khan, seperti dikutip kantor berita PTI.
Namun, dalam sesi konseling, si suami memberi tahu bahwa dirinya tidak memiliki masalah dengan istrinya, melainkan hanya ingin mewujudkan impiannya sejak kecil untuk lolos seleksi CPNS.
Setelah mendengar penjelasan dari kedua belah pihak, konselor meminta pasutri itu untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka.
Baca Juga: Usai Gugat Cerai Miley Cyrus, Liam Hemsworth Kembali Aktif di Instagram
Keduanya masih akan mengikuti empat sesi konseling sebelum sidang perceraian digelar.
Berita Terkait
-
Rekam Siswa SD Makan Roti dan Garam, Wartawan Dituding Terlibat Konspirasi
-
Baru Bebas dari Penjara, Istri Ditembak Mati Suami Jelang Sidang Cerai
-
Kreatif! Kritik Jalanan Rusak, Chandra Jadi Astronot Dadakan
-
Diduga Lakukan Penculikan, Wanita Hamil Digebuki Warga
-
Ajak Cintai Keberagaman, Cadbury Rilis Produk Cokelat dengan Warna Gradasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar