Suara.com - Cuitan Dahnil Anzar Simanjuntak, juru bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, soal pembohong menjadi senjata makan tuan.
Berawal ketika Dahnil Anzar menyindir soal mobil Esemka dengan kicauan yang menuding bahwa pembohong tidak akan merasa berbohong.
"Pembohong tidak akan pernah merasa berbohong, karena sudah habit terus 'merakit' kebohongan," cuit Dahnil Anzar seperti dikutip Suara.com dari akun Twitter miliknya, @Dahnilanzar, Senin (9/9/2019).
Cuitan yang dilontarkan pada 7 September tersebut menggelitik warga Twitter untuk mengungkit jejak digital dari pemberitaan tentang Dahnil Anzar.
Salah satunya yang dicuitkan akun @narkosun. Dia mengingatkan 'kebohongan' yang pernah dilakukan Dahnil Anzar seperti dalam pemberitaan di sebuah laman media daring.
"Pembohong tidak akan pernah merasa berbohong, karena sudah habit terus 'merakit' kebohongan. Tolong tegur orang yang ikut nyebar hoax ini, om," tuit @narkosun mengunggah screenshot berita itu.
Screenshot yang diunggah @narkosun merupakan pemberitaan dari media daring Kumparan. Judulnya: 'Dahnil Anzar: Ratna Dibawa keMobil Lalu Dikeroyok di Bandara Bandung'.
Dalam pemberitaan itu, Dahnil Anzar membenarkan bahwa aktivis Ratna Sarumpaet ketika itu wajahnya bonyok karena dikeroyok.
Menurut dia dalam pemberitaan itu, Ratna dibawa sejumlah orang di dalam mobil saat berada di Bandara huesin Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga: Arief Poyouno Temui Moeldoko, Dahnil Anzar: Bukan Utusan Prabowo
“Iya tadi malam saya Pak Prabowo, Bang Sandi itu menerima foto itu, kemudian kita nelepon Mbak Ratna. Jadi betul beliau itu dikeroyok dimasukkan ke dalam mobil, dan dikeroyok oleh orang yang tak dikenal, di bandara Bandung tanggal 21 September yang lalu,” kata Dahnil seperti dikutip dari pemberitaan itu.
Usut punya usut. Ternyata kabar itu bohong. Kebohongan tersebut diakui sendiri oleh Ratna Sarumpaet yang berujung pada dibuinya ibunda dari aktris Atiqah Hasiholan tersebut.
Berita Terkait
-
Ada Tagline Prabowo di Mobil Esemka yang Diresmikan Jokowi
-
Hendropriyono Sebut Benny Wenda Pengkhianat: Jangan Dikasih Panggung
-
Santap Nasi Mandi di Rumah Hendropriyono, Prabowo Akui Langgar Aturan Diet
-
Prabowo: Saya Yakin Pemerintah Sudah Merancang yang Terbaik untuk Papua
-
Bahas Kerusuhan Papua di Rumah Hendropriyono, Prabowo: Kami Harus Kompak
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi