News / Nasional
Senin, 09 September 2019 | 21:59 WIB
Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggunakan hak suaranya dalam Pemilu serentak 2019, di salah satu TPS, di Singapura, Kamis (14/4). ANTARA FOTO/Anung

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengajak masyarakat untuk menerima hasil Pemilu 2019. SBY mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah presiden dan wapres terpilih Joko Widodo - Maruf Amin.

Hal itu disampaikan SBY dalam pidato kontemplasi di acara peringatan tiga momen; ulang tahun ke-70 SBY, HUT ke-18 Partai Demokrat, dan 100 hari wafatnya Ani Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019) malam.

"Dalam kapasitas saya selaku pribadi dan pemimpin Partai Demokrat, saya mengajak saudara-saudara kami rakyat Indonesia, untuk memberikan kesempatan dan dukungan kepada pemimpin dan pemerintahan yang baru, agar sukses dalam mengemban amanah rakyat," kata SBY di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Meski demikian, SBY menyebut pemenang Pemilu tidak serta merta bisa mengambil seluruh kekuasaan di Indonesia, sebab karakter masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk.

"Prinsip 'the winner take all' yang ekstrim seringkali tidak cocok dengan semangat kekeluargaan dan keterwakilan bagi masyarakat dan bangsa yang majemuk. Esensinya, ke depan, politik kita harus makin menjadi politik yang baik bagi bangsa yang majemuk," kata SBY.

Dalam pidatonya, SBY menyampaikan tiga hal penting yang menjadi pokok pikirannya bagi bangsa Indonesia saat ini mengenai "Masyarakat yang baik”, “Ekonomi yang baik” dan “Politik yang baik".

Ketiga poin ini diharapkan SBY bisa menjadi salah satu acuan bagi presiden terpilih Joko Widodo dalam memimpin bangsa Indonesia periode 2019-2024.

Load More