Suara.com - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berinisial Y mengklaim telah menjalankan program Rabu tanpa kendaraan pribadi. Namun saat diminta bukti foto telah naik transportasi umum, ia enggan menunjukannya.
Petugas berinisial Y itu mengaku telah mengetahui adanya program yang dicanangkan Kepala Dishub, Syafrin Liputo. Hal itu dikatakan Y saat ditemui Suara.com di kantor Dishub DKI, Jalan Taman Jati Baru, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).
Y bersama rekan-rekan yang lain mengklaim memilih menggunakan angkutan umum untuk menuju kantornya. Menurutnya kebijakan itu tidak menyulitkannya karena jarak kantor ke rumahnya tidak jauh.
"Ya kita ramai-ramai ya pada naik angkot. Enggak ada masalah sih, semua terima," ujar Y.
Sesuai dengan arahan Syafrin, setiap pegawai Dishub DKI Jakarta harus melakukan swafoto atau selfie saat menaiki angkutan umum dan mengunggahnya ke media sosial. Hal ini bertujuan agar bisa dipantau Kasubag kepegawaian.
Ia juga mengetahui adanya aturan yang mengharuskan melakukan swafoto itu.
"Harus foto baru kan setiap naik. Jadi biar update," jelas Y.
Y mengaku sudah melakukan swafoto saat menaiki angkutan umum. Namun saat diminta bukti fotonya, Y justru mengelak.
"Nanya situ saja deh (satpam kantor Dishub). Saya foto kok, tapi ke sana saja," kata Y mengelak.
Baca Juga: Ini Hasil Pengamatan Dishub di Hari Pertama Perluasan Ganjil Genap
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan kebijakan yang melarang para pegawai di Dinas tersebut untuk tidak menaiki kendaraan pribadi. Program yang dianggap bertujuan untuk mengurangi polusi udara di Jakarta ini akan di adakan setiap hari Rabu.
Kepala Dishub DKI, Syafrin Liputo mengatakan instansi pemerintah DKI yang menerapkan kebijakan ini baru dinas yang ia pimpin saja. Nantinya kebijakan ini akan diikuti oleh 5.114 PNS di Dishub DKI.
"ASN Dishub saya instruksikan untuk tidak membawa kendaraan pribadi dan wajib naik angkutan umum," ujar Syafrin saat dihubungi, Kamis (5/9/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas