Suara.com - Junaedi (49), harus merugi seusai warung kelontong miliknya dirusak oleh Haidar (53) di Jalan Usaha, Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (12/9/2019). Haidar yang merupakan anak dari pedangdut kondang Elvy Sukaesih mengamuk lantaran tak diberi izin untuk berutang rokok.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery mengatakan jika Haidar mengalami gangguan jiwa. Anak kandung Elvy Sukaesih tersebut pernah dirawat di rumah sakit jiwa pada tahun 2017 lalu.
"Keterangan dari istri (Haidar) bahwa (Haidar) memiliki riwayat sakit jiwa dan pernah dirawat di RS Jiwa Duren Sawit tahun 2017," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019).
Seusai mengamankan Haidar, polisi pun menggiringnya ke Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit untuk dilakukan pemeriksaan.
"Pelaku sempat diamankan di rumahnya. Selanjutnya oleh anggota Jatanras Polda Metro Jaya dibawa ke RS Jiwa Duren Sawit, Jakarta Timur," sambungnya.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, Iptu Dicky mengatakan, Haidar merusak warung, gerobak, dan pagar rumah milik Junaedi.
"Kalau kejadian ada info dari mayarakat ada perusakan di warung. Akhirnya anggota ke TKP. Yang dirusak warung gerobak dan pagar rumah," kata Dicky.
Kepada polisi, Haidar mengakui jika ia tak menggunakam senjata tajam saat beraksi. Polisi juga tak menemukan senjata tajam di rumah Haidar.
"Keterangan pelaku tidak ada senjata tajam. Setelah kita cari di rumah juga tidak ada," imbuhnya.
Baca Juga: Detik-detik Putra Elvy Sukaesih Ngamuk Bawa Samurai, Lempar Pecahan Kaca
Sebelumnya, dikabarkan jika Haidar mengamuk dan merusak sebuah warung menggunakan senjata tajam. Anak Elvi Sukaesih ngamuk lantaran ia tak diizinkan berutang tiga bungkus rokok oleh sang empu warung.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di Jalan Usaha 18, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (12/9/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Putra Elvy Sukaesih Ngamuk Bawa Samurai, Lempar Pecahan Kaca
-
Warga Cawang: Putra Elvy Sukaesih Sering Utang Beli Rokok ke Banyak Warung
-
Karena Sakit Jiwa, Polisi Tidak jadi Menangkap Putra Elvy Sukaesih
-
Ngamuk di Warung, Anak Elvy Sukaesih Dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa
-
Gangguan Jiwa, Putra Elvy Sukaesih Ngamuk Ditolak Utang Rokok
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!