Suara.com - Warga bernama Ahmad (35) akhirnya tertangkap setelah memenggal kepala seorang bocah perempuan bernisial RA (9) di Kecamatan Limpasu, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Selasa (17/9/2019) siang.
Aksi pembunuhan sadis itu terjadi saat korban sedang belajar kelompok dengan dua rekannya, KK (8) dan K (6) di depan rumah pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa.
Berdasarkan video yang diunggah Kanalkalimantan--jaringan Suara.com, pemenggal kepala siswi SD itu sudah tertangkap dengan kondisi diikat di atas sebuah gerobak kecil.
Dari video berdurasi 28 detik itu, Ahmad yang bertelanjang dada lalu diserahkan warga ke kantor polisi setempat. Selain badan diikat di atas gerobak, tangan dan kaki lelaki itu terlihat dalam kondisi terikat.
Beberapa warga pun terlihat membuka ikatan tali untuk melilit tubuh Akhmad di atas gerobak tersebut. Setelah itu, pembunuh sadis itu lalu diangkat untuk dibawa ke dalam kantor polisi.
Sedangkan di dua video lainnya, Ahmad terlihat sedang diinterogasi aparat kepolisian. Dalam video tersebut, lelaki itu tampak merebah di lantai dengan kondisi tangan dan kaki masih terikat.
Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo menyampaikan, penangkapan itu dilakukan setelah polisi menerima laporan dari warga sekitar.
"Tersangka sudah diamankan di Polres HST. Sekarang dalam proses pemeriksaan," kata Sabana.
Saat ini, polisi masih menggali motif Ahmad soal aksi penebasan terhadap siswi SD tersebut.
Baca Juga: Gagal Tebas Penjual Rokok, Samurai Putra Elvy Sukaesih Nancap di Tiang
"Kami masih mendalami apa motif pelaku. Saat ini kasus itu sudah dalam penanganan pihak Polres dan Polsek," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna