Suara.com - Sebuah video yang menampilkan kondisi Riau dan jeritan anak-anak korban kabut asap beredar di media sosial.
Video berdurasi 1 menit tersebut dibagikan oleh pengguna Facebook Hamdan Dnr pada 13 September 2019.
Sementara dalam keterangannya tertulis kalimat singkat, 'Tolong Riau yang kami cintai ini".
Dalam video tersebut terlihat dua bocah laki-laki yang menutupi sebagian wajahnya dengan masker. Keduanya mencurahkan isi hati, sebagai korban kabut asap.
Mereka berharap pemerintah segera mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Wahai penguasa, bantulah rakyat-rakyatmu ini kami butuh udara yang segar, bukan udara penuh racun akibat kebakaran hutan," kata seorang bocah.
Tragis, seorang bocah dalam video mengungkapkan kabut asap membuat anak-anak Riau tidak bisa sekolah dan bermain sebagaimana mestinya.
"Kami ingin sekolah, kami ingin belajar, kami ingin berolahraga di pagi hari, kami ingin bermain di lapangan bukan di rumah saki. Tolonglah kami ya Allah, kami ingin sekali bersekolah ya Allah," imbuhnya
Untuk itu, mereka memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa supaya bencana kabut asap segera usai, sehingga Riau kembali menjadi tempat tinggal yang nyaman.
Baca Juga: Lebih dari 30 Orangutan Terpapar Kabut Asap, Diobati Pakai Nebulizer
"Jawablah doa kami ya Allah, hilangkanlah asap ini ya Allah, demi Riau yang kami cintai ya Allah," kata bocah dalam video.
Sontak video jeritan anak Sumatera tersebut mengundang simpati dari warganet. Kekinian, video tersebut telah dibagikan lebih dari 10 ribu kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo