Suara.com - Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) meresmikan Pencanangan Aksi Gerakan Indonesia Bersih, di tepi Sungai Cipakancilan, Desa Cilebut Timur, Kabupaten Bogor, Kamis (19/9/2019)
Sebelum meresmikan program tersebut, Iriana, Atalia, dan OASE KK meninjau Sungai Cipakancilan yang dipenuhi tumpukan sampah. Iriana berharap, dengan Pencanangan Aksi Gerakan Indonesia Bersih, Sungai Cipakancilan dan seluruh sungai di Indonesia terbebas dari sampah.
"Katanya kemarin ini sudah bersih, tapi karena arus, jadi sampahnya terbawa lagi ke sini. Kemarin ada (sampah) kasur, peralatan rumah tangga, dan banyak lainnya. Saya harap, setelah ini warga turut menjaga kebersihan sungai ini," kata Iriana.
Menurutnya, jika sungai sudah terbebas dari sampah, wilayah sekitar sungai dapat menjadi wahana bermain dan tempat berkegiatan masyarakat.
"Nanti kalau sudah bersih dari sampah, di sini (lahan sekitar sungai) bisa jadi taman, tempat bermain, ataupun tempat berjualan. Warga bisa berkumpul," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, sampah di sungai yang memiliki panjang 8 kilometer (6 kilometer berada di Kabupaten Bogor dan 2 kilometer berada di Kota Bogor) itu diangkut menggunakan alat berat.
Pada kesempatan itu, Atalia mengapresiasi Pencanangan Aksi Gerakan Indonesia Bersih. Dia mengajak seluruh masyarakat Jabar untuk terus menjaga kebersihan sungai, salah satunya dengan tidak membuang sampah ke sungai.
"Saya mengapresiasi perhatian luar biasa dari ibu negara bersama OASE Kabinet Kerja," katanya.
"Ini juga terkait pengelolaan sampah di masyarakat. Bagaimana mengubah perilaku masyarakat. Banyak yang menganggap sungai adalah tempat pembuangan sampah. Sudah puluhan tahun, masyarakat membuang sampah ke sungai," imbuhnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Sebut Dirinya dan Wagub Jabar sebagai Dwitunggal
Atalia minta masyarakat untuk ikut terlibat dalam Pencanangan Aksi Gerakan Indonesia Bersih, dengan membersihkan tumpukan sampah di tepi dan atas sungai.
"Ini harus menjadi kerja keras bersama-sama. Semua harus turut serta dalam upaya membersihkan lingkungan, karena tidak bisa saling menyalahkan," kata Atalia.
Sementara itu, perwakilan TP PKK Desa Cilebut Timur, Nuryani mengucapkan terimakasih atas perhatian dan upaya pemerintah pusat dan daerah. Dia pun menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai.
"Dulu sungai ini sangat kotor, tapi Alhamdulillah, sekarang Sungai Cipakancilan menjadi bersih. Kami dari unsur PKK akan menjaga sungai ini, agar ke depan bisa dimanfaatkan warga," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei