Suara.com - Seorang pria warga sekitar kantor Kelurahan Gelora, Jakarta Pusat, dekat DPR RI, mengalami luka di bagian kepala.
Luka yang telah mendapati penanganan dengan ditutup kapas itu hampir membuat pria tersebut tak sadarkan diri.
Ia bahkan sampai harus dibopong oleh dua orang sekaligus dengan mengendarai sepeda motor.
Pria yang merupakan korban pelemparan batu oleh massa aksi di DPR itu duduk di tengah.
Lelaki itu terlihat sangat lemas dengan tubuh setengah telanjang dan hanya mengenakan celana pendek.
Sementara dua warga yang mengantarkannya menggunakan sepeda motor kebingungan mencari puskesmas.
Mereka yang muncul dari arah Jalan Gerbang Pemuda dekat Kantor Kelurahan Gelora mencoba menuju ke Puskesmas Kelurahan Gelora yang lokasinya bersebelahan dengan Lapangan Tembak.
Namun, karena situasi bentrok masih berlangsung, puskesmas tersebut ditutup. Mereka akhirnya hanya mondar-mandir mencari pertolongan sampai akhirnya kembali ke arah mereka datang.
Berdasarkan pantauan, kericuhan terjadi di bagian gerbang belakang DPR. Tepatnya di dua titik yakni dekat rel Stasiun Palmerah dan depan Kantor Kelurahan Gelora dekar Hotel Mulia.
Baca Juga: Aksi Mahasiswa Rusuh, Ini 4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Pingsan
Massa aksi yang berada di oinggir rel terus melalukan perlawanan dengan melemparkan batu ke arah aparat. Massa juga turut melakukan pembakaran di pinggir rel saat kereta tengah lewat.
Tag
Berita Terkait
-
Merinding! Ribuan Demonstran Nyanyi Indonesia Pusaka di Stasiun Palmerah
-
Polisi Luka-luka Bentrok dengan Mahasiswa, Hidung dan Mulut Keluar Darah
-
Ketua DPR Masih Menanti Mahasiswa di Pos Pamdal Dekat Gerbang Utama DPR
-
Gerbang Belakang DPR Jadi Medan Tempur, Mahasiswa - Polisi Saling Serang
-
Peringati Hari Tani, Mahasiswa dan Petani Geruduk DPRD Lamongan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden