Suara.com - Kepanikan terjadi di Stasiun Palmerah, Selasa (24/9/2019) sekitar pukul 20.20 WIB, setelah beberapa tembakan gas air mata terdengar dekat dari stasiun tersebut.
Alhasil, mahasiswa yang semula menduduki stasiun, bergerak menjauh dari arah pintu kedatangan.
Beberapa ledakan gas air mata terdengar meletus dari Stasiun Palmerah, mahasiswa yang masih berada di stasiun berteriak dan bertepuk tangan sebagai tanda semangat.
Tidak beberapa lama kemudian terdengar lagi tembakan gas air mata dari arah bawah stasiun.
Beberapa mahasiswa yang berada di peron lantai bawah berlarian ke atas membawa sejumlah teman mereka yang pingsan dan kelelahan.
Situasi makin panik ketika mahasiswa mulai berdiri dan bergerak mejauh dari tangga peron dan pintu masuk.
Tampak kepanikan terjadi di kalangan mahasiswa, bahkan ada yang menggunakan helm di dalam stasiun.
Situasi kondusif kembali setelah sejumlah mahasiswa meneriakkan untuk tetap tenang dan tidak panik.
Petugas stasiun juga terus mengimbau mahasiswa tetap tenang dan tidak panik karena situasi sudah terkendali.
Baca Juga: Aksi Mahasiswa Rusuh, Ini 4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Pingsan
Hingga berita ini diturunkan mahasiswa masih memadati Stasiun Palmerah. Mereka masih menggunakan pasta gigi pelindung dari gas air mata di wajahnya.
Berita Terkait
-
Sultan Kena Tembak Gas Air Mata Tepat di Mulut, Dirawat di RS Mintohardjo
-
Korban Bentrok, Warga Sekitar DPR Nyaris Pingsan Bingung Cari Puskesmas
-
Merinding! Ribuan Demonstran Nyanyi Indonesia Pusaka di Stasiun Palmerah
-
Polisi Luka-luka Bentrok dengan Mahasiswa, Hidung dan Mulut Keluar Darah
-
Ketua DPR Masih Menanti Mahasiswa di Pos Pamdal Dekat Gerbang Utama DPR
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali