Suara.com - Unjuk rasa di depan Nipah Mall, Makassar menelan sejumlah korban pada, Jumat (27/9/2019) malam. Salah satu mahasiswa bernama Diki Wahyudi kritis usai ditabrak mobil barracuda polisi.
Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video yang diambil oleh masyarakat sipil yang turut menyaksikan kericuhan dari sebuah bangunan tinggi.
Dalam video tersebut tampak massa unjuk rasa berlarian lantaran ditembakkan gas air mata.
Kemudian mobil baracuda polisi terlihat melaju kencang dan menabrak salah satu dari massa yang sedang berlarian.
"Wei, ada yang diinjak," kata si perekam yang diunggah akun Instagram @uppm_umi.
Mobil barracuda polisi tersebut pun langsung berhenti mendadak dan mundur.
Satu orang dari sekelompok massa tersebut terlihat menyadari kawannya tertabrak dan langsung menghampirinya.
Dari informasi yang disampaikan oleh akun Instagram @uppm_umi korban ialah seorang mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2018, Universitas Bosowa Makassar bernama Diki Wahyudi.
Diki kini dalam kondisi kritis dan masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar.
Baca Juga: Fadli Zon Yakin Tak Ada yang Menunggangi Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Selain Diki, dikabarkan ada satu mahasiswa lainnya serta pengemudi ojek online yang turut menjadi korban.
Berita Terkait
-
Gabungan Berbagai Skill, Inikah Elemen Kekuatan Aksi Unjuk Rasa Kali Ini?
-
Anak STM Merapat Demo Mahasiswa di DPRD NTB, Bentrok dengan Aparat
-
Pasukan Polwan Asmaul Husna Paling Depan Kawal Demo Mahasiswa di Jawa Timur
-
Pilih Demo di Depan Istana, FPR: Kebakaran Hutan Tanggung Jawab Eksekutif!
-
Water Canon dan Gas Air Mata, Polisi Pukul Mundur Mahasiswa di Makassar
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor