Suara.com - Anggaran untuk pembangunan Kampung Akuarium sudah masuk di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2020. Namun PDI-P menyatakan akan menolaknya.
Ketua Fraksi PDI-P di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan tidak akan menyetujuinya jika ada pembahasan di DPRD.
Menurutnya rencana Anies ingin membangun rumah lapis dan kawasan wisata tidak sesuai dengan peruntukkan sebenarnya.
"Pasti tidak akan menyetujui. Yang kita setujui adalah gimana Pemrov akan mengembalikan lahan yang ada di kampung aquarium pada fungsinya," ujar Gembong saat dihubungi, Kamis (10/10/2019).
Gembong mengatakan, Gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membongkar Kampung Akuarium menggunakan dana APBD.
Karena mengeluarkan dana tersebut diperlukan rencana dan persiapan yang matang, Gembong meminta Anies seharusnya mengikuti rencana Ahok.
"Ketika proses yang sudah dilakukan dan menggunakan APBD, kan semua pihak harus tunduk dan taat," jelasnya.
Menurutnya, dalam melaksanakan pembangunan, Anies harus berpedoman pada aturan yang ada.
"Kampung akuarium itu fungsinya untuk apa. Jadi F-PDIP bekerja itu landasannya adalah aturan," pungkasnya.
Baca Juga: Dibongkar Ahok, Anies Akan Jadikan Kampung Akuarium sebagai Kawasan Wisata
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Pusat.
Lokasi tersebut sudah pernah digusur oleh Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Anies mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan untuk melaksanakan hal tersebut. Rencananya pembangunan akan dimulai tahun depan, 2020.
"Tahun 2020 kami mulai (pembangunannya)," ujar Anies di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal