Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta membangun satu unit tenda pengungsian di Kampung Akuarium, Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta, Jumat (5/1).

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Namun status rumah yang akan dibangun belum diketahui pihak Pemprov.

Kepala Dinas Perumahan, Kelik Indriyanto, mengatakan pihaknya belum memastikan apakah rumah yang dibangun nantinya akan berstatus sewa atau hak milik warga yang menempati. Ia menyebut akan merencanakan pembangunan terlebih dahulu.

"Nanti belum dipastikan. Kami tugas membangun dulu, tugas Dinas Perumahan membangun saja," ujar Kelik di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).

Kelik menjelaskan, sekarang ini untuk proses rencana tersebut sedang memasuki tahap lelang detail engineering design (DED). Ia memperkirakan proses lelang akan selesai Oktober 2019 ini.

"Masih lelang DED, setelah lelang baru perencanannya. Akhir Oktober selesai semoga," jelasnya.

Selain itu perencanaan lebih lanjut akan dimulai Desember ini. Karena terdapat Cagar Budaya berupa benteng di kawasan tersebut, pembangunan akan dilakukan lebih hati-hati.

"Kami akan sampaikan kepelaksanaannya untuk berhati-hati. Karena di sana ada benda-benda cagar budaya," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Pusat. Lokasi tersebut sudah pernah digusur oleh Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Anies mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan untuk melaksanakan hal tersebut. Rencananya pembangunan akan dimulai tahun depan, 2020.

"Tahun 2020 kami mulai (pembangunannya)," ujar Anies di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).