Suara.com - Ada yang menarik perhatian ketika pertemuan Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Geindra di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10).
Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin tampak tidak diizinkan mendampingi Prabowo.
Peristiwa tersebut terekam kamera dan bisa dilihat dalam unggahan video kanal YouTube Sekretariat Presiden. Lihat pada detik-detik awal dalam video ini:
Kala itu, Prabowo yang didampingi oleh tiga orang lainnya termasuk Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono memasuki halaman Istana Merdeka dengan mengendarai mobil golf, kendaraan istana.
Setelah turun dari mobil, Prabowo langsung memberikan sikap hormat dan menyalami Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
Pratikno seketika membalas dengan senyuman lalu dan menanyakan kabar.
"Sehat-sehat Pak?" tanya Pratikno.
"Alhamdulillah," jawab Prabowo.
Baca Juga: Jokowi Didesak Bentuk TGPF Independen Investigasi Kematian Mahasiswa UHO
Sesaat setelah itu, tampak sosok Ali Mochtar Ngabalin muncul dari belakang keduanya.
Tak lama, Prabowo menyalami Ali Ngabalin sambil menanyakan kabar.
"Apa kabar?" tanya Prabowo ke Ali Ngabalin
"Siap jenderal," kata Ali sembari menyalami Prabowo.
Prabowo kemudian masuk ke dalam Istana Merdeka, disusul oleh Sugiono dan satu aparat kepolisian di belakangnya.
Namun, Ali Ngabalin yang ingin memasuki ruangan justru dihalangi oleh pria berbaju putih dan tidak diizinkan masuk. Keduanya akhirnya terlibat perbincangan di luar ruangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag