Suara.com - Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D yang kekinian menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia ke-26 masuk bursa kandidat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam Kabinet Jokowi jilid II periode 2019-2024.
Nama Sri Mulyani Indrawati sudah tidak asing di telinga masyarakat. Dia sudah dua kali menjadi Menteri Keuangan.
Prestasi dan pencapaian karirnya tidak perlu diragukan. Dia adalah wanita pertama Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Sri Mulyani juga telah menduduki jabatan-jabatan penting di Indonesia. Bahkan telah banyak penghargaan tingkat dunia yang diperolehnya.
Meskipun mencapai karir yang tinggi, wanita yang akrab dengan panggilan Mbak Ani masih sering tampil di panggung-panggung seminar dan mengisi kuliah umum.
Wanita kelahiran 26 Agustus 1962 ini menikah dengan Tony Sumartono yang juga seorang ekonom. Mereka kemudian mempunyai tiga anak.
Berikut profil Sri Mulyani:
- Nama: Sri Mulyani Indrawati
- Tempat Lahir: Bandar Lampung
- Tanggal Lahir: 26 Agustus 1962
- Agama: Islam
Pendidikan
- 1975 - 1978: SMP Negeri 2 Bandar Lampung
- 1978 - 1981: SMA Negeri 3 Semarang
- 1981 - 1986: Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia
- 1988 - 1990: Master of Science of Policy Economics University of lllinois Urbana Champaign
- 1990 - 1992: Ph.D. of Economics University of lllinois Urbana-Champaign
Pekerjaan
Baca Juga: AHY Masuk Bursa Kandidat Menko PMK Baru, Ini Riwayatnya
- Pengajar Program S1 & Program Extension FEUI, S2, S3, Magister Manajemen Universitas Indonesia (1986 - sekarang)
- Research Associate, LPEM FEUI (1992 - sekarang)
- Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) (1998 - sekarang)
- Redaktur Ahli Majalah bulanan Manajemen Usahawan Indonesia (1998 - sekarang)
- Anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Keuangan dan Moneter, Departemen Keuangan RI (1998 - sekarang)
- Dewan Ekonomi Nasional (1999 - 2001)
- Konsultan USAID di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (2001 - 2002)
- Executive Director IMF mewakili 12 negara Asia Tenggara (2002 - 2004)
- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (2004 - 2005)
- Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu (2005 - 2010)
- Direktur Pelaksana Bank Dunia (2010 - 2016)
- Menteri Keuangan Indonesia (2016 - 2019)
Penghargaan
- Wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007
- Asia's Finance Minister of The Year oleh majalah Emerging Markets (2007 dan 2008)
- Wanita paling berpengaruh di dunia urutan ke-38 oleh Forbes (2014)
- Menteri Keuangan Terbaik Asia oleh majalah Finance Asia (2017)
- Best Minister Award (2018)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?