Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Adam Iyasa)
Suara.com - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi satu nama yang digadang-gadang mengisi jajaran kabinet Jokowi - Ma'ruf Amin periode 2019-2024.
Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut bakal mengisi kursi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, menggantikan Puan Maharani.
AHY yang memiliki karier cemerlang di dunia militer memutuskan untuk pensiun pada 2016 lantaran mencolonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta setahun berikutnya, namun gagal terpilih.
Selengkapnya, berikut profil AHY.
- Nama Lengkap : Agus Harimurti Yudhoyono
- Tempat dan Tanggal Lahir : Bandung, 10 Agustus 1978
- Agama : Islam
- Istri : Annisa Larasati Pohan
- Orangtua : Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herawati
- Anak : Almira Tunggadewi Yudhoyono
Pendidikan
- SMA Taruna Nusantara (1994-1997)
- Akademi Militer (1997-2000)
- Master Strategic Studies di Institute of Defence and Strategic Studies Nanyang
- Technological University (NTU), Singapura (2006)
- Master of Arts (MA) Leadership and Management, George Herbert Walker School of
- Business and Technology, Webster University (2015)
- US Army Command and General Staff College (CGSC), Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat (2015)
- Master of Public Administration pada John F. Kennedy School of Government, Harvard University, Massachusetts AS, (2015)
Karier Militer
- Perwira Pertama (Pema) Pusat Kesenjataan Infanteri/Pussenif (2000)
- Pama Komando Cabang Strategis Angkatan Darat/Kostrad (2001)
- Pama Divif 1 Kostrad (2002)
- Komandan Pleton (Danton) III/C Yonif Linud 305/Tengkorak (2002)
- Danton II/C Yonif Linud 305/Tengkorak (2003)
- Kepala Seksi (Pasi) 2/Ops Yonif Linud 305/Tengkorak (2004)
- Komandan Kompi Senapan (Dankipan) C Yonif Linud 305/Tengkorak (2005)
- Kepala Seksi Operasi (Pasiops) Batalyon Infanteri Mekanis Kontingen Pasiops Batalyon Infanteri Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A (2006)
- Pama Markas Besar TNI (2008)
- Pembantu Seksi Kepala Seksi Amerika Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI (2008)
- Pama Direktorat Jenderal Kementerian Pertahanan RI (2009)
- Pamen Mabes TNI Siswa Kursus Lanjutan Perwira (USA) (2010)
- Kasi 2/Operasi Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad (2011)
- Pamen Mabes TNI (2013)
- Kasubbag Kerja sama Dalam Negeri Universitas Pertahanan Indonesia(2014)
- Perwira Menengah Detasemen Markas Besar Angkatan Darat (Pendidikan Sekolah Staf dan Komando LN (2014)
- Komandan Batalyon Infateri Mekanis 203/Arya Kemuning (2015)
Organisasi
- Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute (2017)
- Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat (2018)
- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (2019)
Penghargaan
- Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun
- Satya Lencana Dharma Nusa
- Satya Lencana Santi Dharma
- Medali PBB, Medali Penghargaan dari pemerintah dan Angkatan Bersenjata Lebanon
- Medali Kepeloporan
- Medali penghargaan dari Angkatan Bersenjata Amerika Serikat: Distinguish International Honour Graduated
- Medali The Order of Saint Maurice
- The Commandants List dari Sekolah militer Angkatan Darat di Fort Benning, Georgia, Amerika Serikat (AS)
- Penghargaan Nanyang Outstanding Alumni Award 2013 dari S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University (NTU).
Baca Juga: Erick Thohir Berharap Jokowi Pilih Orang Berkeringat Sebagai Menteri
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?