Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan menghadapi purna tugasnya pada 20 Oktober 2019 mendatang.
Dari seluruh tugas yang telah ia kerjakan, misi meningkatkan kemakmuran Indonesia menjadi satu keinginan JK yang belum terwujudkan.
JK mengakui tidak banyak keinginan yang ia simpan sejak menjadi wakil presiden 2004-2009 dan periode 2014-2019. Sederhananya JK hanya ingin menjalankan pemerintahan yang baik serta membangun Indonesia dari segala sektor.
Hal itu disampaikannya ketika menjawab pertanyaan seorang pelajar dari SMP Athirah Makassar di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).
"Ikhlas membangun pendidikan, masjid, keagamaan dan kemanusiaan itu semuanya," kata JK saat menjawab.
Tapi ia sempat menyelipkan satu keinginannya yang belum pernah terwujud hingga masa ia harus pensiun. Keinginan JK yang dimaksudkan ialah meningkatkan perekonomian.
"Yang belum tercapai bagaimana meningkatkan negeri ini cepat makmur, itulah perlu kita capai bersama-sama," tandasnya.
Berita Terkait
-
Pamit ke Para Ekonom, JK: Ini Pidato Terakhir Saya
-
JK Terima Uang Pensiun, Dirut Taspen: Tak Usah Sebut Nominal, Kasihan Nanti
-
JK Harap Gedung DMI Bisa jadi Pusat Pemecah Masalah Keumatan
-
Tak Percaya Wiranto Ditusuk Teroris, JK: Ini Pertama Pejabat Kena Tikam
-
Wiranto Ditusuk, JK: Sel-sel Kelompok Radikal Masih Tetap Jalan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?