Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengikuti proses seremonial penutupan atap atau topping off Gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI) di kawasan Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019).
JK berharap pembangunan Gedung DMI itu segera selesai agar bisa digunakan untuk menyelesaikan beragam masalah keumatan.
JK mengatakan bahwa pembangunan Gedung DMI baru mencapai 70 persen. Gedung yang dibangun dengan 9 lantai itu diperkirakan akan selesai pada 3 atau 4 bulan ke depan.
"Mudah-mudahan ini dapat kita selesaikan dengan baik," kata JK saat berpidato.
JK yang juga menjadi Ketua Umum DMI mengungkapkan bahwa gedung tersebut dibutuhkan untuk berbagai pekerjaan yang dilakukan anggota DMI.
Ia menyebut setidaknya ada 1.000 masjid di Indonesia yang nantinya bisa mendapatkan pusat koordinasi dari gedung DMI tersebut.
"Karena kita butuh koordinasi anggota atau masjid yang ada di Indonesia hampir sejuta tentu dibutuhkan koordinasi," ujarnya.
"Insyaallah kantor ini nanti akan memberikan satu dampak yang baik untuk kita semua bagaimana masalah-masalah keumatan, kita selesaikan itu," tandasnya.
Setelah menyampaikan pidatonya, JK pun bergegas bersama Ketua Harian DMI Rudiantara, Wakil Ketua DMI Syafruddin, dan rombongan lainnya menuju ke lantai 9 untuk melakukan prosesi topping off. JK beserta rombongan secara simbolik menaruh adonan semen ke satu balok panjang sebagai tanda finishing dari pembangunan Gedung DMI.
Baca Juga: Munarman Disebut Minta Hapus Rekaman CCTV, Ini Kata Dewan Masjid Al Falah
Berita Terkait
-
Tak Percaya Wiranto Ditusuk Teroris, JK: Ini Pertama Pejabat Kena Tikam
-
Wiranto Ditusuk, JK: Sel-sel Kelompok Radikal Masih Tetap Jalan
-
Sebut Mahasiswa Makassar Jago Demo, JK: Kalau Rusuh Jangan Diliput
-
Isu Prabowo Ditawari Kursi Menhan, Ini Jawaban Jusuf Kalla
-
Minyak Curah Dilarang, JK: Yang Murah Kualitasnya Tak Mungkin Tinggi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan