Suara.com - Pimpinan PT Taspen (Persero) menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Senin (14/10/2019). Maksud dari kedatangannya itu ialah untuk menyerahkan Jaminan Hari Tua (JHT) dan surat keputusan uang pensiun.
Dalam sesi audiensi bersama JK, Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro menyampaikan bahwa penyerahan tersebut sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada JK yang telah mengabdi kepada negara sebagai wakil presiden selama dua periode.
JK pun menyambut baik atas penyerahan itu.
"Sekali lagi saya menyampaikan terimakasih kepada Pak Iqbal dan kawan-kawan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan," kata JK.
Dalam audiensi itu, JK menerima secara simbolis berupa Kartu Taspen Smartcard.
Setelah audiensi, Iqbal menjelaskan bahwa besaran JHT dan uang pensiun yang diterima JK sudah ditentukan berdasarkan aturan yang berlaku.
Maksimal uang pensiunan yang diberikan itu berkisar 75 persen dari gaji. Sedangkan untuk besaran JHT itu dihitung berdasarkan iuran dan besaran pengembangan yang dilakukan.
Iqbal mengatakan bahwa uang pensiunan baru bisa diterima JK pada awal November 2019. Sedangkan JHT hanya diberikan untuk satu kali saja.
Namun saat ditanyakan soal besaran uang pensiuan yang diberikan, Iqbal enggan menjawab.
Baca Juga: Wapres JK Sebut Dampak Stunting Sangat Besar
"Tidak usah saya sebut (nominal uang pensiun). Tidak besar. Kasihan nanti (karena nilainya relatif kecil)," tandasnya.
Berita Terkait
-
JK Harap Gedung DMI Bisa jadi Pusat Pemecah Masalah Keumatan
-
Tak Percaya Wiranto Ditusuk Teroris, JK: Ini Pertama Pejabat Kena Tikam
-
Wiranto Ditusuk, JK: Sel-sel Kelompok Radikal Masih Tetap Jalan
-
JK: Perppu KPK Malah Jatuhkan Wibawa Jokowi
-
Selamat! Eks Anggota DPR Dapat Pensiun Rp 3,2 Juta per Bulan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci