Suara.com - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid meyakini, partainya tidak akan sendirian menjadi oposisi bagi pemerintahan Jokwi - Maruf Amin selama 5 tahun ke depan.
Hal tersebut merupakan respons terhadap pemberitaan yang menyebut PKS bakal "menjomblo" sebagai oposisi.
"PKS yang terancam menjomblo sebagai oposisi. Menjomblo kok terancam? Bukankah dulu Koes Plus punya lagu ceria 'Bujangan'?!" tulis HNW di akun Twitter pribadinya.
Menurut HNW, ada pihak yang tidak menyukai PKS menjadi parai oposisi.
"Tapi saya sih yakin, PKS enggak akan dibiarkan menjomblo sebagai oposisi. Ada pihak yang tak suka PKS menikmati privelege sebagai oposisi," imbuhnya.
Pernyataan Hidayat Nur Wahid ini disampaikan setelah partai-partai koalisi PKS mulai mendekat ke kubu Jokowi - Maruf.
Pada Pilpres 2019, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN dan PKS mendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Sebut saja SBY, Prabowo dan Zulkifli Hasan sudah bertemu Presiden Jokowi di Istana. Hanya PKS yang belum diundang Jokowi.
Cuitan Hidayat Nur Wahid itu telah mendapatkan lebih dari 300 retweet dan 1600 like pada Sabtu siang.
Baca Juga: Hari Terakhir Kerja, Jokowi dan Jusuf Kalla Kompak Pakai Wastra Nusantara
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!