Suara.com - Politikus Partai PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengaku sempat ada penawaran untuk mengisi kursi menteri di kabinet jilid II Jokowi. Namun tawaran tersebut ditolak oleh Adian.
Tanpa merinci posisi menteri apa yang ditawarkan, Adian beralasan penolakan tersebut dilakukan lantaran ia merasa tidak memiliki keahlian dalam bidang menteri yang disodorkan kepadanya.
“Karena gue tidak merasa punya talenta di situ. Iya kalau gak mampu ya gak mampu aja, ngapain maksain diri,” kata Adian menegaskan alasan penolakan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
Anggota DPR RI itu berujar bahwa ada hal yang lebih penting bagi dirnya dibanding sekadar menjadi menteri. Hal itu pula menjadi alasan lain mengapa ia menolak penawaran menteri dari Jokowi.
“Gini loh maksudnya, hidup itu gak sekadar meraih jabatan dan harta, ada yang lebih tinggi dan harta daripada itu, dan menurut gua itu lebih penting buat gua. (Yang lebih penting) menjalankan tugas kita sebagai manusia,” ujar Adian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya
-
Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan