Suara.com - Wakil Presiden terpilih, Ma'ruf Amin resmi menerima memori jabatan atau serah terima jabatan dari Jusuf Kalla yang sebelumnya menjabat Wakil Presiden periode 2014-2019 pada Senin (21/10/2019).
Acara sertijab itu dilangsungkan di Istana Wapres, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 WIB.
Dalam pidatonnya Jusuf Kalla berharap Ma'ruf Amin selaku Wapres yang baru sudah mengetahui apa tugas-tugas yang diemban selaku wakil presiden.
"Sebenarnya wapres tidak ada serah terima jabatan. Yang ada adalah keberlanjutan tugas, semenjak disumpah ada suatu penyelesaian konstitusi," ujar Jusuf Kalla.
Sementara itu, dalam pidatonya Ma'ruf Amin menyebut Wapres sebenarnya masih Jusuf Kalla dan dirinya hanya pengganti.
"Sebenarnya Wapres masih pak Jusuf Kalla, saya ini hanya pengganti," katanya.
Ma'ruf juga menyatakan hanya sebagai santri, dan santri diajarkan untuk menghormati dan menghargai para pendahulu. Ia juga menyebut, sebagai Wapres, JK telah menuai banyak prestasi.
Diketahui, usai menjabat Wapres, Ma'ruf Amin dijadwalkan akan terbang ke Jepang untuk menghadiri penobatan Kaisar Jepang yang baru.
Baca Juga: Pakai Celana Panjang, Ma'ruf Amin Temui Wakil Presiden China
Berita Terkait
-
PDIP Yakin Jokowi-Maruf Bawa Indonesia Bersinar di Asia Afrika
-
Jusuf Kalla Tinggalkan PR ke Maruf Amin, Ini Daftarnya
-
Baru Jadi Wapres, Maruf Amin Langsung Terbang ke Jepang Temui Kaisar
-
Baru Jadi Wapres, Maruf Amin: Belum Tahu Apa-apa Langsung Terima Tamu
-
Pria Mencurigakan Minta Dilantik dan 4 Berita Pelantikan Jokowi-Maruf Amin
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar