Suara.com - Presiden Joko Widodo atua Jokowi memastikan setelah pelantikan, dirinya bersama jajaran Kabinet Indonesia Maju akan langsung bekerja. Hal ini dikatakan Jokowi usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka.
Jokowi tak menargetkan 100 hari kerja. Namun yang terpenting kata Jokowi, yang harus dikejar yakni defisit neraca perdagangan, defisit transaksi berjalan, dan membuka lapangan kerja.
"Kabinet Indonesia Maju tadi sudah selesai dilantik dan setelah ini langsung akan bekerja," ujar Jokowi.
Jokowi menjelaskan alasan menggunakan nama Kabinet Indonesia Maju karena ingin mengantarkan Indonesia yang maju.
"Dalam 5 tahun kemarin kita kan kerja kerja kerja, ini arahnya untuk menghantarkan Indonesia maju," kata Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi juga sudah mengingatkan kepada para menterinya untuk melakukan reformasi birokrasi secara konkrit.
Ia menginginkan birokrasi yang disederhanakan dan tidak ruwet.
"Saya udah sampaikan kepada menteri-menteri kemarin saat bertemu satu persatu bahwa Reformasi birokrasi harus dilakukan secara konkret. Hal-hal yang ruwet harus disederhanakan," kata dia.
Adapun prioritas utama dalam lima tahun kedepan kata Jokowi yakni pembangunan Sumber Daya Manusia.
Baca Juga: Prabowo Subianto Terima Jabatan Menteri Pertahanan Besok
"Tentu saja Prioritas utama kita lima tahun ke depan adalah pembangunan SDM sehingga semuanya yang berkaitan dengan itu harus kita garap secara ramai-ramai sehingga memunculkan sebuah daya saing," tandasnya.
Berita Terkait
-
Terdepak dari Kabinet Jokowi II, Ini Profil Susi Pudjiastuti
-
Siap Gantikan Jabatan Tito Karnavian, Idham Aziz: Bismillahi Tawakaltu
-
LIVE STREAMING: Sertijab Tito Karnavian Jadi Menteri Dalam Negeri
-
Prabowo Subianto Terima Jabatan Menteri Pertahanan Besok
-
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Ternyata Pernah Ditangkap Kondektur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil