Suara.com - Seorang pria bernama Muhammad Arifin diciduk karena berupaya menyelundupkan 21 paket sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Klas III Langkat. Untuk mengelabui petugas, pelaku yang berpura-pura sebagai pengunjung itu memasukkan sabu ke dalam bakso granat.
Informasi dihimpun, kabarmedan.com - jaringan Suara.com, peristiwa itu terjadi pada Rabu 23 Oktober 2019. Awalnya petugas curiga dengan barang bawaan seorang pengunjung bernama Muhammad Arifin. Petugas yang curiga lalu meringkus Arifin dan melakukan penggeledahan.
“Saat digeledah petugas menemukan 21 paket diduga sabu yang disembunyikan dalam bakso berukuran besar,” ujar Kalapas Pemuda Klas III Langkat Anton Setiawan, Kamis (24/10/2019).
Paket tersebut rencananya akan diberikan kepada seorang warga binaan yang berada di Lapas Pemuda Klas III Langkat.
“Sabu itu pesanan Hardyanto alias Kakang, titipan dari temannya di luar. Sabu itu rencanannya akan diedarkan di dalam Lapas,” ujarnya.
Pelaku dan barang bukti sabu kata Anton, diserahkan ke Satres Narkoba Polres Langkat guna dilakukan pengembangan.
Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Adi Haryono mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus ini.
“Benar, kita ada menerima penyerahan. Barang bukti 21 paket beratnya 24 gram. Lagi kita proses sidik lebih lanjut,” pungkansya.
Baca Juga: Karena Ini, Sutradara Amir Mirza Gumay Mau Gunakan Sabu
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil