Suara.com - Seorang transgender atau waria diperkosa 2 lelaki. Perkosaan itu dilakukan secara kejam.
Seperti dilansir oleh Allindiaroundup.com, waria itu dihadang oleh 5 orang dalam perjalanan liburan di Kota Jhang, Pakistan, 20 September 2019 lalu.
Waria Pakistan itu diculik sebelum pemerkosaan terjadi. Perkosaan terjadi di sebuah rumah dekat sawah di Kamalia, Pakistan.
Pemerkosaan itu ditonton 3 orang lainnya yang merupakan teman dari 2 lelaki pemerkosa waria. Setelah diperkosa, waria itu diseret di jalan dengan menggunakan mobil. Lalu dibuang begitu saja di jalan.
Lokasi waria dibuang itu 20 kilometer dari Sahiwal dan ditemukan oleh Binyamin yang merupakan kawan sejawat.
Akhirnya, tak lama setelah peristiwa itu, polisi menangkap 5 tersangka, 2 diantaranya dicalonkan sebagai tersangka.
Butuh 1 bulan setelah didaftakan kasusnya oleh pemerintah Sahiwal untuk mendapatkan keadilan. Meski awalnya korban memaksa petugas ditrik untuk membuat FIR (First Information Report) atau Laporan Informasi pertama, karena Polisi Harappa tidak mendengarkan keluhan korban dan tidak ingin menangani kasus tersebut.
Mereka diancam akan ditarik kasusnya, jika tidak akan menerima konsekuensi. Setelah mendapatkan ancaman kematian tersebut, para wanita transgender menuntut batuan dari petugas kepolisian Sahiwal dan Inspektur Polisi Umum.
Pada 19 Oktober 2018 lalu, pihak berwenang pernah mendaftarkan kasus serupa terhadap 5 pelaku. (Fransiska Ditha)
Baca Juga: Ngobrol Seru Bareng AMUBA, Girlband Waria Pertama di Indonesia
Berita Terkait
-
Penampilan AMUBA Sukses Lipat Gandakan Keseruan di Biennale Jogja 2019
-
Ngobrol Seru Bareng AMUBA, Girlband Waria Pertama di Indonesia
-
Cerita Sopir Taksi Antar Waria Bunuh Diri di Jembatan Barelang
-
Waria Lompat dari Jembatan Barelang Belum Ketemu, Area Pencarian Diperluas
-
Waria Diduga Bunuh Diri Terjun dari Jembatan, Keberadaan Masih Hilang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!