Suara.com -
Seorang sopir taksi, Liu Siong Hoa mengaku sempat diminta untuk mengantar Juandi Saragih, waria yang diduga mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Barelang, Senin (14/10/2019) kemarin. Hingga kini tim SAR masih melakukan pencarian terhadap keberadaan Juandi di perairan tersebut.
Liu Siong Hoa mengaku awalnya ditelepon Juandi untuk menjemputnya di sebuah hotel. Setelah bertemu, sang sopir taksi itu sempat menanyakan tujuan dari sang penumpang.
"Saya biasa mobile (keliling) di hotel-hotel. Jadi dia telpon saya minta dijemput di Hotel Terang Bintang (kawasan Newton, Lubuk Baja), sekitar pukul 12.30 WIB. Saya tanya mau ke mana, dia bilang mau ke Jembatan Barelang," kata Liu seperti dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (15/10/2019).
Juandi mengatakan ia ke kawasan Jembatan Barelang mau mengambil uang dari temannya.
"Sampai di sana sekitar pukul 13.00 WIB. Habis itu dia (Juandi) ibayar ongkos terus turun," kata lelaki ini.
Saat ia beristirahat di dekat jembatan, ia melihat Juandi jalan ke seberang. Ketika di pangkal jembatan, Juandi meloncat.
"Saya kaget lah. Saya lalu ke sana saya lihat dia (Juandi) sudah enggak ada. Saya langsung lapor ke Brimob dekat sana," kata Liu.
Ia mengenal Juandi sebelumnya, karena Juandi sempat menggunakan jasa Lio untuk mengantarkan waria itu ke kawasan Bengkong.
"Iya tiga minggu lalu, ia sempat saya antar ke Bengkong, katanya beli B2 (babi). Dia memang banci," kata Liu.
Baca Juga: Waria Lompat dari Jembatan Barelang Belum Ketemu, Area Pencarian Diperluas
Berita Terkait
-
Waria Diduga Bunuh Diri Terjun dari Jembatan, Keberadaan Masih Hilang
-
Beraksi Cabul di Pelabuhan, Tofik Rekam Cewek saat Masuk Toilet
-
Pacarnya Cuma Mampu Rp 10 Juta buat Lamaran, Si Wanita Bunuh Diri
-
Reni Diduga Sengaja Sewa Aparteman Buat Bunuh Diri
-
Pilu, Ratusan Sepatu Ini Jadi Simbol Jumlah Kasus Bunuh Diri Anak
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas