Suara.com - Wakil Sekjen DPP PAN, Rosaline Rumaseuw meminta publik untuk tidak berspekulasi terkait adanya perwakilan dari Papua yang dijadikan wakil menteri oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi karena perolehan suara di Pemilihan Presiden 2019.
Hal itu disampaikan Rosaline menyusul penunjukkan Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo yang dilantik Jokowi sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat periode 2019-2024.
Rosaline mengaku sempat cemas ketika nama Wempi digadang-gadang masuk ke Kabinet Indonesia Maju. Kecemasan itu timbul karena di satu sisi Jokowi memperoleh hampir 90 persen suara di tanah Papua.
"Sehingga jangan sampai ada sesuatu pemikiran dari rakyat atau siapalah bahwa oh, Papua diberikan kursi karena ribut. No, jangan," kata Rosaline dalam diskusi bertajuk Kabinet Bikin Kaget di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2019).
Justru di satu sisi ia senang kalau misalnya ada perwakilan Papua yang dipercaya Jokowi untuk menjadi wakil menteri. Hal tersebut berlandaskan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Papua yang mesti mendapatkan perhatian lebih.
"Kalau boleh dibilang infrastruktur di Papua itu sangat-sangat membutuh banyak hal sehingga terobati," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi: Pasti Ada yang Kecewa, Saya Minta Maaf Tak Bisa Akomodir Semua
-
Seknas Jokowi: Kami Tak Perlu jadi Pemarah Demi Sebuah Jabatan
-
Anak Hary Tanoe Diangkat Jadi Wamen, Jokowi: Muda, Berpengalaman di Media
-
Prabowo Diteriaki 'Presiden' dan 4 Berita Viral Lainnya
-
Kabinet Terbentuk, GP Ansor Sebut Jokowi Serius Tangani Radikalisme
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya