Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dikabarkan akan merenovasi ruang kerjanya di Kantor Kemenhan dengan uang pribadi.
Setelah sebelumnya Prabowo juga disebut tidak akan mengambil gajinya selama menjabat sebagai Menhan.
Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono mengaku belum mengetahui terkait kabar tersebut. Hingga kekinian, Trenggono pun mengungkapkan bahwasanya tidak ada renovasi di Kantor Kemenhan.
"Saya belum mengetahui kabar itu. Belum ada kok renovasi-renovasi," kata Trenggono di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019).
Dalam kesempatan tersebut Trenggono pun mengaku hingga kekinian belum ada pembagian tugas secara rinci dengan Prabowo. Meski, menurutnya belakangan ini dirinya bersama Prabowo tengah rutin melakukan berbagai kunjungan kerja.
"Belum diskusi pembagian tugas. Kami lagi bersama terus nih, bertemu dengan jajaran Mabes TNI kemarin," ujarnya.
Untuk diketahui, Prabowo Subianto menolak gaji sebagai menteri pertahanan. Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Dahnil menjelaskan jika Prabowo tidak akan mengambil gaji menteri pertahanan. Alasannya, Prabowo ingin mengabdi untuk negara.
"Saya ingin mengkonfirmasikan kepada sobat semua khususnya sobat pewarta terkait dengan informasi yang menyatakan Pak @prabowo tidak akan mengambil gajinya sebagai Menteri di @Kemhan_RI adalah BENAR. Sejak awal beliau masuk politik, berkomitmen untuk mengabdi bagi kepentingan bangsa dan Negara," kata Dahnil di akun twitternya, @DahnilAnzar, Rabu (30/10/2019).
Baca Juga: Analis Nilai Nasdem Dekati PKS Buntut Kecewa Prabowo Jadi Menhan Jokowi
Usai dikabarkan tidak akan menerima gaji sebagai Menhan, kali ini muncul kabar bahwa Prabowo akan merenovasi ruang kerjanya di Kemenhan dengan uang pribadinya. Kabar tersebut disampaikan oleh politisi Partai Gerindra Habiburokhman.
Berita Terkait
-
Di Mabes Cilacap, Prabowo: TNI Harus Kuat
-
Viral Berpelat Dinas, Prabowo Unggah Foto Alphard saat Temui Panglima TNI
-
Tak Tahu Prabowo Boleh ke AS, Kemenlu: Tanya Lagi Pihak yang Beri Statement
-
Restui jadi Pembantu Jokowi, Amien Rais Beri Syarat ke Prabowo
-
Berpelat Kemenhan, Wartawan Dilarang Dekati Mobil Pribadi Prabowo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet