Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sumringah mendapat ruang kerja baru setelah masuk Kabinet Indonesia Maju.
Hal itu terungkap lewat foto baru yang diungggah Erick Thohir melalui akun pribadi Instagram miliknya.
Pria yang sebelumnya dikenal sebagai bos media itu memamerkan potret dirinya di ruang kerja baru.
Dalam foto bertema gelap itu, terlihat Erick memalingkan wajahnya dari hadapan kamera.
Pandangannya tertuju ke arah Monumen Nasional (Monas), pemandangan yang terlihat dari kaca ruang kerjanya.
Kemudian dalam narasi unggahannya, Erick mengaku baru saja menemukan ruang kerja dengan pemandangan terindah di sepanjang kariernya
Dengan begitu, ia menyimpan harapan baik untuk kariernya sebagai Menteri BUMN periode 2019-2024.
"Mendapat pemandangan ruang kerja terbaik, sepanjang karier saya. Semoga menjadi awal yang baik juga untuk ke depannya," tulis @erickthohir, Kamis (31/10/2019).
Selang satu jam, unggahan Erick Thohir dibanjiri beragam komentar dan disukai lebih 35 ribu kali.
Baca Juga: Gaya Prabowo Saat Hadiri Ratas Perdananya di Istana
Sebelumnya, Erick Thohir mengaku bakal melihat rencana rancangan kerja para bos BUMN untuk lima tahun ke depan.
Menurut Erick Thohir, hal ini penting untuk memastikan kinerja BUMN yang diharapkan lebih baik lagi.
"Saya sudah minta semua Direksi BUMN harus membuat rencana kerja lima tahun yang akan kita review secara profesional, nah di situ kita lihat strategi dan model bisnisnya," kara Erick Thohir saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/10/2019).
Ia pun akan bersikap profesional dan siap memberhentikan direksi BUMN yang tidak bisa bekerja dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim
-
Lawan 'Pasal Karet' KUHP Baru, Delpedro Marhaen Gugat Aturan Berita Bohong dan Penghasutan ke MK
-
Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?
-
Resmi! YouTuber Bigmo dan Resbob Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Ahli di Sidang Gus Yaqut: Sprindik KPK Keliru karena Campur Aduk KUHP Lama dan Baru
-
Tak Bisa Lagi Sembarangan, RUU PPRT Bakal Atur Perusahaan Berbadan Hukum yang Boleh Salurkan PRT
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak