Suara.com - Menikmati balap yang digelar di ruas jalan raya sebuah kota? Pasti seru. Contoh konkretnya adalah balap Formula One (F1) seri Grand Prix atau GP Monako di Monte Carlo, ibu kotanya. Sudah sejak zaman old pentas balap jet darat di negeri mini itu menjadi pusat perhatian para pencinta otomotif dan gaya hidup.
Selain eksklusivitas, seperti menonton balap dari yacht atau kapal pesiar kapasitas terbatas atau berjumpa dengan para selebritas dunia, beberapa hal penting masuk dalam catatan. Utamanya sumber daya listrik.
Well, seluruh balapan bakal terhenti bila pasokan daya ini tidak ada bukan?
Pasalnya, mulai operasional Christmas Tree atau lampu penanda start dimulainya balapan, aktivitas ganti ban dan cek tunggangan para driver, sampai buka tutup mesin kasir yang menjual tiket serta makanan dan minuman selama acara mengandalkan tenaga listrik.
Sehingga tak heran, saat digagas pentas Formula E atau balap jet darat listrik di Ibu Kota Jakarta, listrik pun menjadi salah satu bahasan utama. Apalagi, balap non-emisi ini mengandalkan jenis energi terbarukan (renewable) itu sebagai sumber daya utama.
"Saya baca, mobil balap listrik Formula E baterainya rata-rata 250 kWh satu unit. Kami akan menguatkan untuk suplai," papar Ikhsan Asaad, General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya atau Disjaya, di Jakarta, Minggu (27/10/2019), dalam acara konvoi "Karnaval Jakarta Langit Biru".
Secara teknis, di sekitar kawasan Monumen Nasional atau Monas yang menjadi sentral dari rencana balap Formula E, akan disediakan gardu listrik untuk menyuplai kebutuhan pergelaran ini.
"Di Monas ada gardu, tinggal tarik kabelnya saja. Untuk peralatan charging, tim membawa sendiri, sehingga kami tinggal tarik kabel saja dari gardu," tandasnya.
Untuk kapasitas daya listrik, Ikhsan Asaad menyebutkan akan sangat melimpah, mencapai 12.000 megaWatt dengan beban puncak 5.500 megaWatt di siang hari, sehingga ia yakin suplai listrik untuk balapan itu bakal aman tak kekurangan.
Baca Juga: Pada 2020, Dunia Akan Banjir Pasokan Minyak Mentah
"Saya kira tidak terlalu susah, Asian Games kemarin saja aman semua pakai listrik PLN. Sekarang semua kegiatan juga tidak pakai genset lagi, kami gunakan powerbank sebanyak 60 unit dan UPS PLN. Kami siapkan itu selain gardu listrik," imbuh Ikhsan Asaad.
Dituturkan pula, bahwa salah satu misi dari "Karnaval Jakarta Langit Biru" (27/10/2019) adalah turut menggaungkan Formula E untuk edisi 2020, yang salah satu serinya mampir di kawasan Monumen Nasional, Jakarta.
"Karnaval Jakarta Langit Biru ini, kami ingin mengampanyekan kepada masyarakat tentang pentingnya kendaraan bebas emisi. Dan Formula E itu bagian dari kampanye untuk lebih banyak lagi menggunakan kendaraan berbasis listrik. Tenaga listrik tidak kalah dengan mesin berbasis minyak atau bahan bakar fosil," tukas Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta di kesempatan sama, namun lokasi berbeda.
Dan sebagai persiapan pengadaan infrastruktur utamanya listrik saat digelar balap Formula E, PLN UID Disjaya akan memberangkatkan tim ke Chile.
"Untuk Formula E, kami sedang cari event sebelum Formula E diselenggarakan di Jakarta, dengan teman-teman Jakpro. Infonya di Chile pada Februari 2020, mungkin kami akan ke sana," ujar Ikhsan Asaad, seraya menambahkan bahwa pihaknya juga sudah berdiskusi dengan Alberto Longo, co-founder and Chief Championship Officer of Formula E tentang teknis kelistrikan dalam balapan.
Kita nantikan balap Formula E di Jakarta, yang harapannya bisa semeriah gelaran-gelaran balap jet darat dengan sirkuit jalan raya. Seperti Monte Carlo, Spa-Francorchamps, serta Singapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?