Suara.com - Tim penyelamat terpaksa menghentikan proses pencarian terhadap bocah hilang yang dilaporkan tenggelam di saluran kali kawasan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (5/11/2019) malam.
"Proses pencarian dari pukul 19.50 WIB terpaksa kita hentikan dulu di pukul 22.40 WIB, kita lanjut lagi besok (Rabu hari ini)," kata Kasi Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Andreas Eman di Jakarta.
Menurut dia proses pencarian oleh sepuluh tim penyelamat yang terbagi atas dua tim telah diperluas hingga ke Sungai BKT.
"Sebab dari titik hilang, pergerakan air mengarah ke BKT," katanya sebagaimana dilansir Antara, Rabu.
Namun akibat jarak pandang yang terbatas di malam hari, petugas pun sepakat menunda pencarian hingga esok pagi.
Diduga Tenggelam
Seorang bocah yang diketahui bernama Ahdan Chaerul Azam (10) dilaporkan hanyut tenggelam di aliran sungai dekat rumahnya Jalan Panca Warga 3 RT012/RW05, Kelurahan Cipinang Besar Selatan.
Laporan terkait kejadian itu sampai ke petugas piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur sekitar pukul 19.45 WIB.
Berdasarkan laporan warga atas nama Soleh, korban diketahui sedang bermain dengan temannya di sungai sekitar rumah
"Pada saat hujan deras, korban bermain bersama temannya di kali sekitar rumahnya, kemudian korban melompat ke kali tersebut untuk berenang," kata Gatot.
Beberapa saat setelah tubuhnya meluncur ke sungai, korban dilaporkan menghilang.
"Karena aliran deras. Lebar kali sekitar dua meter. Korban diketahui hilang pada pukul 18.45 WIB," katanya.
Berita Terkait
-
Ini Penjelasan PT Wuling Soal Karyawannya yang Hilang di Perairan Banten
-
Pencarian Tiga Penyelam WNA China yang Hilang di Perairan Banten Diperluas
-
Bos Wuling Disebut Jadi Korban Hilang Saat Menyelam di Perairan Sangiang
-
3 Penyelam China Hilang Laut Pulau Sangiang Banten
-
Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Curug Awang Sukabumi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh