Suara.com - Terjadi perbedaan sikap antara anggota fraksi PKS di DPRD Jakarta soal pengajuan empat nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) dari partai Gerindra.
Kali ini, politisi PKS Abdurrahman Suhaimi membuka peluang menerima nama dari partai lambang garuda itu.
Suhaimi mengaku sudah melakukan komunikasi dengan petinggi Gerindra Jakarta soal Cawagub itu. Ia menganggap adanya ajuan nama lain dari sesama partai pengusung adalah hal yang biasa.
"Ya namanya komunikasi kan. Membangunan komunikasi, membangun kesepemahaman, kesepakatan, mensikapi dinamika perkembangan politik. Itu kan biasa saja," ujar Suhaimi saat dihubungi, Jumat (8/11/2019).
Nantinya, kata Suhaimi, akan ada pembahasan antara PKS dan Gerindra di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Wakil Ketua DPRD Jakarta ini menyebut ada kemungkinan PKS menerima calon dari Gerindra atau disandingkan bersama.
"Kita masih menunggu hasil dan persisnya siapa yang disepakati, yang diajukan itu siapa yang disepakati atau ada yang lain dari PKS misalnya," jelasnya.
Untuk diketahui, pernyataan Suhaimi berbeda dengan Ketua Fraksi PKS di DPRD Jakarta Muhammad Arifin. Ia hanya ingin partai lambang garuda itu menghormati keputusan lama.
Sejak ditinggal Sandiaga Uno, kursi DKI 2 itu diberikan kepada PKS. Hal itu merupakan kesepakatan bersama Gerindra dengan PKS selaku partai pemenang bersama Gerindra pada Pilkada 2017 lalu.
Baca Juga: Warga Protes Atap JPO Sudirman Dicopot Anies: Selfie Panas-panas Begini?
Setelah lebih daru satu tahun kosong, Gerindra menganggap dua nama Cawagub yang disodorkan PKS sebagai penyebabnya. Arifin tak terima dengan tudingan itu.
"Ini yang bikin mandek siapa? Kita ingin Gerindra menyepakati yang telah dibuat sama PKS. Agar itu dihormati dan tidak dicederai," ujar Arifin saat dihubungi.
Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik membenarkan pihaknya mengajukan empat nama Cawagub. Di antaranya adalah Arnes Lukman, Ferry J Yuliantoro Ariza Patria, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.
"Benar (mengajukan empat nama Cawagub). Arnes Lukman, Ferry J Yuliantoro Ariza Patria, Saefullah," ujar Taufik saat dihubungi, Kamis (8/11/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi