Suara.com - Pelaku ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan Rabbial Muslim Nasution sempat membuat video parodi mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum beraksi.
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia mengecam aksi pengeboman di Polrestabes Medan.
Berikut, 5 berita populer yang dirangkum Suara.com pada Rabu (13/11/2019) kemarin.
1. Sebelum Beraksi, Pelaku Bom Polrestabes Medan Buat Video Parodi Jokowi
Rabbial Muslim Nasution yang menjadi pelaku tunggal bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara pernah membuat konten video parodi mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi). Video tersebut diunggah sebelum ia melakukan bom bunuh diri.
Dari hasil penelusuran Suara.com, Rabu (13/11/2019), Rabbial memiliki akun YouTube dengan nama aslinya. Dalam akun tersebut, Rabbial mengunggah dua video, salah satunya video parodi Jokowi.
2. Pelaku Peledakan Bom Polrestabes Medan Diduga Pakai Jaket Ojek Online
Pelaku peledakan bom di Polrestabes Medan diduga pakai jaket ojek online. Pelaku meledakan diri hingga tubuhnya hancur.
Baca Juga: Pusat Pemerintahan Provinsi Banten Porak Poranda Diterjang Angin dan Hujan
Ledakan terjadi sekira pukul 08.40 WIB waktu setempat, Rabu (13/10/2019). Pelaku masuk menuju gedung bagian operasi, Mereka langsung meledakan diri.
3. MUI: Ojek Online Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beragama
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara menegaskan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan tidak memiliki agama. Sebab tidak ada agama yang mengajarkan perbuatan jahat termasuk bunuh diri dan sampai melukai orang lain.
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan adalah tukang ojek online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka