Suara.com - Wakil Presiden ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara Forum Universal Peace Federation (UPF) Asia Pasific Summit 2019 di Kamboja, Senin (18/11/2019). Dalam acara tersebut JK bakal menyampaikan pidato terkait penyelesaian konflik.
Hal itu disampaikan oleh juru bicara JK, Husain Abdullah. Husain menerangkan bahwa JK nantinya akan berbagi pengalaman bagaimana menyelesaikan konflik baik di dalam negeri maupun luar negeri.
"Kehadiran JK di Forum UPF Asia Pacific Summit 2019 dalam rangka untuk sharing pengalaman dalam penyelesaian konflik di Indonesia dan luar negeri," kata Husain kepada wartawan, Senin (18/11/2019).
Husain menuturkan, acara tersebut bakal diikuti 19 negara. Adapun acara itu akan berlangsung di Gedung Peace Palace, Kantor PM Kamboja, mulai tanggal 18 hingga 19 November 2019 mendatang.
Selain menghadiri acara itu, JK juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan terbatas dengan Perdana Menteri Kamboja, YM Samdech Techo Hun Sen, dan masyarakat muslim di Kamboja.
Dalam kunjungannya itu, JK didampingi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) periode 2014-2019 Komjen Pol (Purn) Syafruddin dan Menteri Hukum dan HAM Kabinet Indonesia Bersatu Hamid Awaluddin.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO
-
Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz
-
Disebut Sempat Hendak Disuap Yaqut Rp17 Miliar, Anggota Pansus Haji Terkejut: Saya Nggak Tahu
-
Transjakarta Pasang 'Mata-Mata' AI di 5 Ribu Bus Demi Cegah Sopir Microsleep
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
-
Belum Tahu soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras, Menko Yusril Langsung Koordinasi
-
KontraS Desak Aparat Usut Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Ada Upaya Pembungkaman?
-
DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital
-
Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!