Suara.com - Jalan Daan Mogot, Jakarta Utara dan Kalimalang, Jakarta Timur bakal diberlakukan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP). Rencananya sistem tersebut mulai berlaku 2020.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pihaknya bakal melakukan kajian sebelum membuat Perda. Ia tidak ingin kedepannya ada permasalahan soal regulasi saat ERP diterapkan.
"Tentu akan ada perda terkait dengan ERP, kita harapkan semuanya tahun depan terdeliver dengan baik," ujar Syafrin di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).
Rencana menjadikan dua jalan itu sebagai ERP berasal dari Badan Perencanaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Meski BPTJ merencanakan penerapannya pada tahun 2020, Syafrin menargetkan ERP akan dilaksanakan pada 2021.
"Tahun depan kita juga akan melaksanakan lelang sekaligus proses pembangunan dan operasional kita harapkan paling lambat 2021," jelasnya.
Selain dua jalan tadi, Pemprov juga merencanakan penerapan ERP di jalan yang sekarang dikenakan aturan ganjil-genap. Namun soal lokasi rincinya, ia sedang mempertimbangkannya.
"Sedang kita detailkan lagi kalau ruas jalannya semua ruas jalan wilayah DKI Jakarta sudah memenuhi syarat untuk ERP," pungkasnya.
Baca Juga: Jokowi Sebut ERP Bisa Atasi Buruknya Polusi Udara, Tapi Terserah Anies
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok