Suara.com - Sebanyak 14 Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Republik Indonesia menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/9/2019).
Satu per satu para duta besar tiba di halaman Istana Merdeka sejak pukul 08.15 WIB. Mereka mengikuti prosesi upacara sekaligus mendengarkan lagu kebangsaan negara masing-masing. Selanjutnya para duta besar menuju Istana Merdeka.
Pada pukul 09.50WIB, 14 duta besar itu menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo.
"Perkenankan bapak Presiden kami hadapkan 14 Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Republik Indonesia," ujar Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andri Hadi seraya memperkenalkan para duta besar kepada Presiden Jokowi.
Satu per satu Duta Besar LBBP Designate Resident dan Designate Non Resident untuk Republik Indonesia menyerahkan surat kepada Jokowi.
14 Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) di antaranya adalah Dubes LBBP Argentina Gustavo Arturo Torres, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Zimbabwe untuk Republik Indonesia, Sophia Nyamudeza, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Islam Iran untuk Republik Indonesia Mohammad Khos Heikal Azad.
Kemudian Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Belanda untuk Republik Indonesia Lambertus Christiaan Grijns, Duta Besar LBBP Designate Resident Uni Eropa untuk Republik Indonesia Vincent Piket, Duta Besar LBBP Designate Resident
Republik Perancis untuk Republik Indonesia Olivier Chambard.
Selanjutnya Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Azerbaijan Jalal Mirzayev, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Yunani untuk Republik Indonesia Apostolos Baltas, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Demokratik Rakyat Laos untuk Republik Indonesia Phomma Sidsena, Duta Besar LBBP Designate Resident Kanada untuk Republik Indonesia Cameron MacKay.
Duta Besar LBBP Designate Non Resident Republik Sierra Leone, berkedudukan di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok Ernest Mbaimba Ndomahina, Duta Besar LBBP Designate Non Resident Republik Demokratik Federal Nepal, berkedudukan di Kuala Lumpur, Malaysia Udaya Raj Pandey, Duta Besar LBBP Designate Non Resident
Republik Niger, berkedudukan di New Delhi, India Leko Ado dan Duta Besar LBBP Designate Non Resident Montenegro, berkedudukan di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok Darko Pajovic.
Baca Juga: Bertemu Dubes Myanmar, Ma'ruf Singgung Soal Repatriasi Etnis Rohingya
Saat menerima surat -surat kepercayaan Duta Besar LBPP, Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Tjahjo Kumulo Perbaiki Sistem Rekrutmen CPNS
-
Rocky Gerung Prediksi Bakal Ada Tiga Matahari di Istana
-
Kepala Bappenas Target Badan Otorita Pemindahan Ibu Kota Terbentuk Desember
-
Kumpulkan Pimpinan TNI, Jokowi Tak Bahas Soal Wakil Panglima
-
Jokowi Angkat Ahok ke BUMN, Fadli Zon: Bukan Sekadar Teman Politik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan