Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menanggapi perihal kekosongan jabatan Kepala Bareskrim Polri yang ditinggal Idham Azis saat ditunjuk menjadi Kapolri.
Menurut Mahfud kewenangan tersebut sepenuhnya berada di Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, sehingga tidak ada tenggat waktu khusus yang diberikan Menkopolhukam agar Kabareskrim baru segera ditunjuk.
"Ya terserah Kapolri lah, kan Kapolri sudah tahu siapa orangnya dan kapan waktunya. itu saja," kata Mahfud di kediaman Akbar Tanjung usai menghadiri acara kader HMI dan KAHMI, Kamis (21/11/2019).
Mahfud juga menyerahkan kriteria calon Kabareskrim kepada Idham Azis.
"Ya ada di Kapolri sana," ucap Mahfud.
Sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan proses penunjukan Kabareskrim sudah berjalan.
Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) masih melakukan proses penyaringan sejumlah perwira tinggi yang ada.
Namun, Iqbal enggan mengungkapkan nama perwira tinggi yang dipertimbangkan sebagai calon Kabareskrim. Ia menjamin dalam waktu dekat Kabareskrim segera dipilih oleh Idham.
Baca Juga: Sukmawati Bandingkan Nabi dengan Soekarno, Bareskrim Diminta Turun Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun