Suara.com - DPRD Jakarta menganggarkan Rp 190 juta untuk renovasi kolam ikan. Lokasi kolam ikan tersebut tepat di depan gedung parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Jakarta, M. Yuliadi mengatakan dana yang digunakan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jakarta tahun 2019.
"Sekarang anggaran renovasi kolam sekira Rp 190 juta. Ini pakai dana APBD 2019, sudah dianggarkan sejak awal," ujar Yuliadi saat dihubungi, Senin (2/12/2019).
Yuliadi mengatakan kolam tersebut seharusnya sudah sejak lama direnovasi. Pasalnya, kondisinya dianggap sudah jelek dan rusak.
"Direnovasi karena keramiknya sudah mengelupas, copot-copot. Jadi, mau dibangun yang lebih baik lagi, yang lebih bagus," jelasnya.
Rencana renovasi kolam ini juga sempat bermasalah karena dianggarkan sampai sekitar Rp 620 juta. Saat itu pada tahun 2017, program itu diajukan untuk APBD tahun 2018.
Ia menyebut biayanya kini telah dipangkas jauh agar tidak sebanyak dulu. Ia menargetkan pengerjaan renovasi kolam ini rampung pekan depan.
"Normal kan sekarang? Enggak terlalu besar kan anggarannya?" jelas Yuliadi.
Baca Juga: Fokus Bahas Anggaran, DPRD Jakarta: Anies Kerja Tanpa Wagub Senyum Saja Tuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli