Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pagelaran pentas #PrestasiTanpaKorupsi di SMK Negeri 57 Jakarta, Taman Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).
Acara tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang digelar di gedung KPK hari ini. Di mana pimpinan KPK turut mengundang Presiden Jokowi untuk datang.
Dari pengamatan Suara.com, Jokowi yang mengenakan baju kemeja putih datang sekitar pukul 08.45 WIB.
Dalam acara tersebut hadir pula Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Acara tersebut dimulai dengan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pementasan drama "Prestasi Tanpa Korupsi.
Adapun pemain dalam pentas drama tersebut yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama, Menteri BUMN Erick Thohir dan pelawak Bedu serta artis Sogi Indra Djuaja.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan hadir dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2019.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga pukul12.00 WIB.
"Teragendakan Wapres besok (hari ini)," ujar Febri kepada wartawan, Minggu (8/12/2019) malam.
Baca Juga: Hari Antikorupsi Sedunia, Jokowi Tak Datang ke KPK
Sebelumnya,Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang berharap Presiden Joko Widodo atau Jokowi dapat menghadiri acara pembukaan Hari Antikorupsi Sedunia atau Hakordia. Acara pembukaan Hakordia itu sedianya akan digelar di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019) besok.
Saut bahkan sampai berseloroh soal keinginannya itu, jika Jokowi hadir di acara Hakordia untuk memeluk para pimpinan KPK di penghujung masa jabatannya.
"Saya belum tahu (Jokowi hadir atau tidak), tapi saya masih berharap hadir lah. Apakah Wapres hadir atau pak Jokowi hadir. Pak Jokowi lah yang hadir, untuk bisa bersalaman terakhir kali, salam-salaman sama kami berlima, kalau perlu meluk presiden-nya," kata Saut saat ditemui di kawasan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2019).
Berita Terkait
-
Hari Antikorupsi Sedunia, Jokowi Tak Datang ke KPK
-
Partai Golkar Buka Peluang Dukung Keluarga Jokowi pada Pilkada 2020
-
Tembus 63 Emas, Indonesia Lewati Target Jokowi di SEA Games 2019
-
Berharap Jokowi Hadiri Hakordia, Petinggi KPK Ingin Peluk Presiden
-
Unggah Cerita Balada Si Anak Desa, Jokowi Bikin Netizen Terharu
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar