Suara.com - Sabu seberat 273,72 gram dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam ember berisi air panas dan diaduk secara merata. Setelah larut sabu dibuang ke kloset kamar mandi.
“Sabu yang dimusnahkan merupakan milik tersangka, yaitu Hendra Tarigan Alias Pidong, M Hasaluddin Bukiah alias Kopek, Rahmad Ridho alias Cek Mat, dan barang bukti temuan,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira.
Putu berharap, tokoh masyarakat, pemuda dan agama yang ada di Tanjungbalai untuk dapat bersama-sama dalam memberantas peredaran narkoba.
Pasalnya, Tanjung Balai saat ini masih marak peredaran Narkoba, dan belum mampu ditangani dengan baik. Bahkan, kata Putu, cenderung mengalami peningkatan baik secara kualitas maupun kuantitas.
Wakil Walikota Tanjungbalai H Ismail mengatakan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih saja terjadi, dan tidak pernah berhenti. Untuk itu, katanya, diperlukan komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkoba di Tanjungbalai.
“Dari segi peraturan narkoba telah dilarang. Narkoba juga sangat beresiko untuk kesehatan. Dari segi agama juga ini tidak dibolehkan atau digunakan maka harus dimemusnahkan,” pungkasnya.
Berita ini sebelumnya dimuat Kabarmedan.com jaringan Suara.com dengan judul "Polres Tanjungbalai Rebus 273,72 Gram Sabu"
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme